Berpakaian Adat Jawa

KECBertepatan dengan peringatan Hari Keistimewaan atau peringatan pengesahan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 Tanggal 31 Agustus 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta yang tahun ini jatuh pada Hari Senin, tanggal 31 Agustus 2015 seluruh pegawai Kecamatan Sleman mengenakan Pakaian Adat Jawa.

Untuk Pegawai Laki-laki/Pria Baju surjan (taqwa) bahan dasar lurik dengan corak selain yang digunakan abdi dalem atau warna polos; Blangkon gaya Yogyakarta batik cap atau tulis; Kain atau jarik batik yang diwiru biasa dan berlatar warna ireng atau putih; Lonthong atau sabuk bahan satin polos; Kamus atau epek; Memakai keris atau dhuwung; serta Memakai selop atau cenelo.

Untuk Pegawai Perempuan/Wanita Baju kebaya tangkepan dengan bahan dasar lurik atau warna polos; Kain atau jarik batik yang diwiru biasa dan berlatar warna ireng atau putih; Menggunakan gelung tekuk tanpa asesoris atau memakai jilbab bagi muslimah; serta Memakai selop atau cenelo.

Penerbitan KTP-el yang hilang wajib lampirkan surat pernyataan bermaterai

Menindaklanjuti surat edaran dari Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sleman Nomor 471/742 tanggal 21 Agustus 2015 perihal Penerbitan KTP Elektronik tahun 2015, disampaikan dengan hormat bahwa sehubungan dengan telah dilimpahkannya kewenangan penerbitan KTP elektronik (KTP-el) kepada Pemerintah Kabupaten/Kota, terdapat beberapa hal yang perlu diinformasikan sebagai berikut :

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Keendudukan Pasal 64 angka (7), bahwa KTP-el bagi WNI berlaku seumur hidup. Selanjutnya Pasal 101 huruf c menerangkan bahwa KTP-el yang sudah diterbitkan sebelum UU No. 24 Tahun 2013 ditetapkan berlaku seumur hidup.

Sehubungan dengan hal tersebut, apabila ada penduduk yang mengajukan pemohonan pembaharuan KTP-el dikarenakan alasan masa berlaku, mohon untuk tidak dilayani. Pelayanan penerbitan KTP-el pengganti diberikan kepada permohonan penggantian KTP-el dikarenakan perubahan data, KTP-el rusak, atau KTP-el hilang.

Khusus untuk pengajuan permohonan penggantian KTP-el dikarenakan hilang, sebelum membuat laporan kehilangan dari Kepolisian Republik Indonesia, penduduk yang bersangkutan diwajibkan untuk membuat surat pernyataan bermaterai dengan diketahui Dukuh, Desa, Kecamatan dengan format sebagaimana terlampirSURAT PERNYATAAN BERMATERAI

PENTAS FKY 2015


IMG_20150821_203023aDinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman meramaikan gelaran Festival Kesenian Yogyakarta Tahun 2015 yang pada tahun ini digelar di Lapangan Sendangadi, Mlati, Sleman pada tanggal 21 – 23 Agustus 2015. Sebanyak 17 Kecamatan se-Kabupaten Sleman ikut serta dalam memeriahkan acara dengan mengirimkan kelompok kesenian yang  dipentaskan  setiap malam dimulai pukul 18.30 WIB.

Kecamatan sleman dalam kesempatan ini mengirimkan kelompok Ketoprak Gito Gati dari Padukuhan Pajangan, Pandowoharjo. Lakon yang dibawakan bercerita tentang Damarwulan-Minakjinggo. Penonton tampak menyemut ketika pertunjukan dimulai dan tidak beranjak dari tempat duduk hingga pertunjukan selesai. Penonton baik tua, muda, bahkan anak-anak tampak sangat menikmati ketoprak yang dipertunjukkan dengan riuh tepuk tangan dan gelak tawa mengikuti alunan cerita yang dimainkan. Ternyata masyarakat kita masih memiliki minat tinggi terhadap kesenian tradisional di tengah-tengah badai modernisasi di masyarakat kita.

Satu hal yang disayangkan dari pagelaran FKY di Lapangan Sendangadi terkait posisi panggung yang tertutup oleh stan-stan pameran sehingga kurang terlihat dari luar. Meskipun ada kekurangan, namun di dalam area panggung penonton tetap saja ramai menikmati setiap pertunjukan. Semoga ditahun-tahun mendatang pelaksanaan FKY di kabupaten Sleman lebih ditingkatkan lagi.

AYO IKUTI BULAN IMUNISASI ANAK SEKOLAH (BIAS)

Jadwal Pelaksanaan BIAS

Kelas Awal Ajaran Baru

Juli – Agustus

Bulan

November

1 Campak DT
2   TT/Td
3   TT/Td

Pada masa transisi pemberian imunisasi TT/Td pada kelas 4 diberikan sampai tahun 2013

Dasar Pelaksanaan

Dasar pelaksanaan BIAS adalah Surat Keputusan Bersama dan Pencanangan BIADS oleh 4 Menteri : Kesehatan, Dikbud, Agama Dalam negeri (14 November 1997) dan sejak tahun 1998 BIAS dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada bulan November.

Tujuan Umum Pelaksanaan BIAS

Mempertahankan pencapaian Eliminasi Tetanus Maternal Neonatal dan diperolehnya perlindungan anak terhadap penyakit Difteri, Tetanus dan Campak dalam jangka panjang melalui imunisasi Campak, DT dan TT/Td.

Tujuan Khusus Pelaksanaan BIAS

  1. Semua anak SD/MI/SDLB mendapatkan imunisasi TT lengkap (5 dosis) untuk memberi perlindungan selama 25 tahun terhadap Tetanus
  2. Semua anak SD/MI/SDLB mendapatkan Imunisasi DT untuk mendapatkan perlindungan selama 10 tahun terhadap Difteri
  3. Semua anak SD/MI/SDLB mendapatkan Imunisasi Campak untuk mendapatkan perlindungan terhadap Campak selama 10 tahun

Mengapa Pemerintah Menyelenggarakan BIAS?

Imunisasi yang telah diperoleh pada waktu bayi belum cukup untuk melindungi terhadap penyakit PD3I (Penyakit-penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) sampai usia sekolah

Hal ini disebabkan karena saat anak mulai memasuki usia sekolah dasar telah terjadi penurunan tingkat kekebalan yang diperoleh saat imunisasi bayi

Oleh sebab itu Pemerintah menyelenggarakan imunisasi ulangan pada anak sekolah dasar/ sederajat yang pelaksanaannya dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia

IMG_20150820_113151_cr

Verifikasi Kabupaten Sehat

IMG_20150819_101605Pada hari Rabu tanggal 19 Agustus 2015 TPA An-Nuur, Krapyak, Triharjo, Sleman mendapat kunjungan dari Tim Verifikasi Kabupaten Sehat Pusat. TPA An-Nuur merupakan salah satu sampel yang dinilai di Kabupaten Sleman yang mewakili “Tatanan Kehidupan Sosial yang Sehat.”

Kunjungan berlangsung singkat sekitar 30 menit yang langsung dihadiri oleh Tim Verifikasi Pusat didampingi oleh Tim Kabupaten Sehat dari Kabupaten Sleman. Ikut menyambut kedatangan tim hadir langsung unsur Muspika yang terdiri dari Camat Sleman, Danramil Sleman, dan Kapolsek Sleman.

IMG_20150819_101823TPA AN-Nuur menampilkan kegiatan ekonomi berupa mini market yang menjadi salah satu penyumbang pemasukan sebagai pendukung kegiatan. Hal utama yang ditampilkan adalah pengasuhan anak yang terdiri dari 2 (dua) kelas, pertama Taman Pengasuhan Anak/ Kelas Kupu-Kupu yang mempunyai taget pengasuhan anak usia 4 bulan s/d 2,5 tahun. Kedua adalah kelas Kelompok Bermain/ Kelas Lebah dengan target anak usia 2,5 tahun s/d 4 tahun.

Program PUAD Holistik yang ditawarkan yaitu :

  1. Pengembangan aspek perkembangan anak meliputi moral agama, kognitif, fisik motorik, seni, bahasa, sosial emosional dan life skill
  2. Pengembangan 9 aspek kecerdasan :
  3. Kecerdasan spiritual
  4. Kecerdasan logika matematika
  5. Kecerdasan spasial
  6. Kecerdasan kinestetik
  7. Kecerdasan musikal
  8. Kecerdasan interpersonal
  9. Kecerdasan intrapersonal
  10. Kecerdasan linguistik
  11. Kecerdasan naturalistik
  12. Membangun kemandirian anak
  13. Membangun jiwa leadership pada anak
  14. Pengembangan kemampuan dasar anak melalui enam jalur utama menuju otak yaitu: Apa yang dilihat, Apa yang didengar, Apa yang dikecap, Apa yang disentuh, Apa yang dibaui, Apa yang dilakukan
  15. Membangun dasar kepribadian dan sikap mental positif

UPACARA 17an

_MG_0026Peringatan Kemerdekaan Republik indonesia Ke-70 di Kecamatan Sleman ditandai dengan menggelar upacara bendera yang bertempat di Lapangan Desa Pandowoharjo.

Upacara bendera dilaksanakan pada hari Senin tanggal 17 Agustus 2015 dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan inspektur upacara Camat Sleman, Drs. Iriansya dan komadan upacara Serma Suwasono dari Koramil Sleman. Pasukan Pengibar Bendera berasal dari SMAN 2 Sleman dan Kelompok Paduan Suara berasal dari SMPN 5 Sleman.

Upacara berlangsung dengan khitmad dihadiri oleh  unsur pelajar yang terdiri dari siswa-siswi  SD, SMP, SMA/SMK yang berada di wilayah Kecamatan Sleman, dihadiri pula oleh Karang Taruna, PALAPA, Linmas Desa, guru, perangkat desa, serta PNS instansi-instansi se-kecamatan Sleman.

Walaupun hari tidak terlalu terik, namun masih saja ada beberapa siswa yang harus menjalani perawatan oleh Tim Medis Puskesmas Sleman. Keberadaan Tim medis pada acara-acara yang melibatkan massa banyak memang sangat vital dan banyak membantu lancarnya suatu kegiatan. Tidak terlepas juga peran dari tim keamanan yang melibatkan Pol PP Kecamatan Sleman, Linmas, Polsek dan Koramil juga sangat membantu kesuksesan upacara bendera.

Panitia Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-70 Kecamatan Sleman mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu susksesnya gelaran upacara bendera.

PENYULUHAN VANDALISME DAN NARKOBA

IMG_20150814_083352Di Kecamatan Sleman pada hari ini, Jumat tanggal 14 Agustus 2015 dilaksanakan Penyuluhan tentang Kenakalan Remaja yang terfokus pada Vandalisme dan Penyuluhan tentang Narkoba yang terfokus pada penanganan pengguna narkoba di Indonesia.

Peserta penyuluhan terdiri dari siswa SMP, SMA/SMK yang berada di wilayah kecamatan Sleman. Adapun sekolah-sekolah tersebut diantaranya :

1.    SMPN 1 Sleman

2.    SMPN 2 Sleman

3.    SMP Kanisius

4.    SMAN 1 Sleman

5.    SMK YPKK 2 Sleman

6.    SMK Muhammadiyah 2 Sleman

Masing-masing sekolah mengirimkan peserta yang terdiri dari 7 (tujuh) orang siswa dan 1 (satu) orang guru pendamping.

Maksud diadakannya kegiatan tersebut adalah mengingat kondisi darurat narkoba dan darurat vandalisme khususnya di wilayah kabupaten Sleman sehingga perlu tindakan pencegahan oleh pemerintah, yang salah satu kegiatannya adalah dengan melakukan penyuluhan kepada para siswa.

Narkoba dan vandalisme memang menjadi permasalahan disekitar kita karena kedua permasalahan tersebut dapat terjadi dimanapun, kapanpun, dan kepada siapapun. Perlu upaya berbagai pihak untuk menangani hal tersebut.

Kegiatan penyuluhan tersebut menghadirkan narasumber dari Unit PPA Polres Sleman dan BNNK Kabupaten Sleman. Kedua institusi tersebut sangat berkompeten terhadap permasalahan narkoba dan vandalisme sehingga dipandang perlu untuk mentransfer ilmu kepada para peserta.

Pada akhir sesi penyuluhan para siswa diberikan pesan untuk menyampaikan hasil penyuluhan di Kecamatan Sleman kepada teman-teman di sekolah.

PERSIAPAN UPACARA PERINGATAN KEMERDEKAAN RI KE-70

logo HUT RI ke 70Kecamatan Sleman akan mengadakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 di lapangan Desa Pandowoharjo pada hari Senin, tanggal 17 Agustus 2015 dimulai pukul 07.30 WIB.

Adapun petugas upacara terdiri dari :

1. Inspektur Upacara                         : Drs. Iriansya

Cadangan     : Kapten Sujud

2. Perwira Upacara                         : Joni Subagyo

Cadangan     : Sigit Herutomo, SH

3. Komandan Upacara                    : Serma Suwasono

Cadangan     : Aiptu. Edi Suranto

4. Ajudan                                        : Benyamin Dalung, S.Kom

Cadangan   : Brigadir Purwandoyo

5. Komandan Kompi                       : Sumardi, Serka. Daryono,

Brigadir. Ari Setiawan, Brigadir. Rifki Rifai,

Bripka. Sigit Setyawan

6. Protokol Upacara                         : Riyan Meirina

Cadangan     : Aiptu Zarongah

7. Pembaca Pembukaan UUD ‘45 : Margono (Kabag. Pemerintahan

Pandowoharjo)

8. Pengibar bendera : Paskibraka SMAN 2 Sleman

9. Paduan Suara / Koor : SMPN 5 Sleman

10. Pembaca Do’a : H. Sukirman, MA

 

Peserta Upacara

  1. Staf Kecamatan, KUA, Puskesmas, Polsek, Koramil, BP3K
  2. Perangkat Desa
  3. Guru-guru dari TK, SD/MI, SMP Negeri, SMP Swasta, SMA/SMK Negeri, SMA/SMK Swasta
  4. Linmas
  5. Siswa SD, SMP, SMA/SMK Perwakilan