LOMBA HATINYA PKK

Spanduk Membentang : Selamat Datang Tim Penilai Hatinya PKK
Spanduk Membentang : Selamat Datang Tim Penilai Hatinya PKK

Pada tahun 2013 Desa Pandowoharjo dinilai oleh Tim Evaluasi Lomba Hatinya PKK Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta. Penilaian dilaksanakan pada Selasa, 11 Juni 2013 yang merupakan tindak lanjut dari keberhasilan Padukuhan Plalangan, Pandowoharjo menjuarai Lomba Hatinya PKK Tingkat Kabupaten Sleman.

Setidaknya terdapat 11 titik pantau dalam lomba ini diantaranya : Jetakan, Brayut, Tlacap/Grojogan, Mancasan, Temon, Nyaen, Majegan, Jabung (H. Suprapto dan Swalayan Jabung), Krandon, dan Plalangan.

Padukuhan Jetakan :

–          Budidaya Buah Naga

–          Budidaya Jamur

–          Home Industry : Bakpia dan Kripik Jamur

–          Budidaya kolam ikan

Produksi Pupuk Kotoran Cacing Brayut
Produksi Pupuk Kotoran Cacing Brayut

Padukuhan Brayut :

–          Budidaya pupuk organik dari cacing, Pemanfaatan limbah jamur

–          Sayuran organik

–          Kolam ikan organik

–          Home Industry : Aksesoris perhiasan yang melibatkan ibu-ibu rumah

tangga

–          Joglo Kuno, Home Stay

DSC01564Padukuhan Tlacap :

–          Budidaya Anggrek

Budidaya Anggrek Mancasan
Budidaya Anggrek Mancasan

Padukuhan Mancasan :

–          Pemanfaatan lahan tidur

–          Budidaya Anggrek

Padukuhan Temon :

–          Budidaya Tanaman hias/langka

Padukuhan Jabung :

–          Swalayan sebagai pusat penjualan hasil produksi lokal terutama

           sayur dan buah

Padukuhan Krandon :

–          Budidaya bermacam-macam Sirih

Kenang-kenangan Bunga Plastik Daur Ulang Sampah Plalangan
Kenang-kenangan Bunga Plastik Daur Ulang Sampah Plalangan

Padukuhan Plalangan (Pusat penilaian) :

–          Bank Sampah

–          Budidaya sayuran di pekarangan memanfaatkan pupuk organik

–          Budidaya kolam ikan

Dalam Lomba Hatinya PKK beberapa aspek kunci penilaian meliputi :

  1. Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang meliputi Kebersihan lingkungan keluarga dan Kebersihan lingkungan masyarakat termasuk di dalamnya adalah pengolahan sampah.
  2. Pemanfaatan lingkungan pekarangan, yang meliputi Apotek hidup, Warung hidup, dan Lumbung hidup.

Semoga dalam lomba tahun 2013 Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman dapat menjadi yang terbaik. Namun demikian setidaknya masyarakat dapat memetik manfaat dari lomba tersebut dengan munculnya kesadaran akan lingkungan masing-masing, baik dalam segi kebersihan maupun dalam hal pemanfaatan lahan.

Kolam Ikan Jetakan
Kolam Ikan Jetakan
Buah Segar Pepaya di Brayut
Buah Segar Pepaya di Brayut

BNI 46 KCU UGM MENCAIRKAN BANTUAN

Pengurus TPK Desa Trimulyo menerima bantuan
Pengurus TPK Desa Trimulyo menerima bantuan

Sebagai wujud nyata komitmen BNI 46 KCU UGM yang merupakan bank Asli Indonesia dan didirikan di Yogyakarta terhadap masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sleman khususnya di wilayah Kecamatan Sleman, pada hari Senin tanggal 10 Juni 2013 bertempat di Ruang Rapat Kecamatan Sleman pencairan dana bantuan Program Bedah Rumah Tim Penanggulangan Kemiskinan Kecamatan Sleman telah dilaksanakan. Bantuan berasal dari BNI 46 KCU UGM diwakili oleh Bapak Prapto dan Bapak Wahyu menyerahkan uang tunai langsung total sebesar Rp 106.000.000,- kepada 10 penerima manfaat Program Bedah Rumah yang diwakili oleh masing-masing Pengurus Tim Penanggulangan Kemiskinan Desa se-Kecamatan Sleman, meliputi Desa Tridadi, Desa Triharjo, Desa Trimulyo, Desa Pandowoharjo, dan Desa Caturharjo. Penyerahan dilaksanakan secara terbuka dihadapan segenap hadirin dan disaksikan langsung oleh Camat Sleman Drs. H. Hery Sutopo, MM,M.Sc.

Pengurus TPK Desa Tridadi menerima bantuan
Pengurus TPK Desa Tridadi menerima bantuan

Semoga dengan bantuan yang telah diserahkan dapat segera dimanfaatkan sehingga kesejahteraan penerima manfaat Program Bedah Rumah Tim Penanggulangan Kemiskinan Kecamatan Sleman dapat meningkat. Camat Sleman atas nama masyarakat Kecamatan Sleman mengucapkan terimakasih kepada BNI 46 KCU UGM atas bantuan yang telah diberikan, dengan harapan BNI 46 dapat semakin sukses dalam menjalankan usahanya.

PELETAKAN BATU PERTAMA RSUD SLEMAN

RSUD Sleman yang berada di wilayah Kecamatan Sleman mulai berbenah. Demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang mulai sadar arti penting dari kesehatan tampaknya kondisi bangunan yang lama sudah tidak mampu menampung lagi. Perlu peremajaan sarana dan prasarana rumah sakit.

Pada hari Jum’at Kliwon, tanggal 31 Mei 2013 telah dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pelayanan Terpadu RSUD Sleman yang berada di sebelah barat gedung lama. Peletakan batu pertama dilaksanakan oleh :

  1. Bupati Sleman, Drs. H. Sri Purnomo, M.Si
  2. Sekertaris Daerah Kab. Sleman, dr. Sunartono, M.Kes
  3. Camat Sleman, Drs. H. Hery Sutopo, MM, M.Sc
  4. Direktur RSUD Sleman, dr. Joko Hastaryo. M.Kes

Menurut rencana gedung akan dibangun menjadi 5 lantai dan 2 lantai basemen. Dana yang dihabiskan untuk pembangunan adalah sebesar 136 Milyar Rupiah. Pembangunan akan dilaksanakan pada 4 tahap. Tahap pertama meliputi pembangunan strukutur basemen 2, dan basemen 1 dan lantai 1. Selanjutnya akan dilanjutkan tahap 2, 3, 4 berupa pembangunan 5 lantai. Harapannya nanti pada tahun 2016 pembangunan dapat selesai sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat.

Semoga dengan adanya pembangunan Gedung Pelayanan Terpadu RSUD Sleman masyarakat Kabupaten Sleman dapat semakin meningkat taraf kesehatannya.

HASIL GERAKAN JUM’AT BERSIH

Lokasi : Nambongan, Caturharjo, Sleman
Tanggal : 31 Mei 2013
Rumah di monitoring : 144 rumah
Jumlah Contener : 177 cont
Rumah Positif Jentik : 27 rumah
Contener Indek (CI) : 16,9 %
Angka Bebas Jentik (ABJ) : 81,25 %
Standar Nasional (ABJ) : 95 %

 

Masalah :

  1. Ada beberapa kandang ternak masih menjadi satu dengan rumah induk
  2. Rumah tidak ada SPAL masih dijumpai
  3. Sampah rumah tangga belum dikelola dengan baik, tampak sampah beserakan
  4. Tonggak bambu masih banyak, dapat digunakan sebagai tempat perindukan nyamuk
  5. Tempat-tempat umum :

a. Pasar         : Sampah menumpuk dan sarana air bersih belum dipelihara

b. Masjid        : Saluran limbah ditemukan kotoran manusia

 

Saran :

  1. Perlu dilakukan penyuluhan kesehatan
  2. Perlu peningkatan pemberdayaan masyarakat
  3. Perlu peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)