Bank Sleman Bantu TPK Kecamatan Sleman

Menindaklanjuti pertemuan antara Camat Sleman Bapak Drs. Iriansya dengan perwakilan dari Bank Sleman Bapak Ismantoro pada hari Jumat, tanggal 13 November 2015 di Kantor Kecamatan Sleman yang membahas tentang persetujuan Bank Sleman dimana akan memberikan bantuan dana sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) yang akan digunakan untuk pelaksanaan kegiatan Bedah Rumah di Kecamatan Sleman. Hari ini (Kamis, 12/11) Kecamatan Sleman menyerahkan daftar calon penerima manfaat Program Bedah Rumah kepada Bank Sleman. Adapun sasaran bedah rumah sebagai berikut :

No
Nama Alamat
1 Amat Sahir Blunyah, Trimulyo
2 Sudarini Sleman III RT 05 RW 09, Triharjo
3 Badawai Brayut RT 03 RW 23, Pandowoharjo
4 Katno Malang RT 04 RW 40, Caturharjo
5 Dadiyono Kebonagung RT 04 RW 31, Tridadi

Masing-masing sasaran akan menerima bantuan Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Launching bedah rumah bantuan dari Bank Sleman akan dilaksanakan pada awal bulan Desember ini, dengan mengambil salah satu sasaran sebagai lokasi penyerahan bantuan secara simbolis sekaligus peletakan batu pertama.

Bantuan yang akan diterima merupakan hasil dari pengajuan proposal TPK Kecamatan Sleman kepada Bank Sleman mengingat di wilayah Kecamatan Sleman masih banyak terdapat rumah yang tidak layak huni.

Semoga dengan bantuan yang diberikan dapat memberi manfaat bagi keluarga penerima bantuan sehingga dapat hidup lebih sejahtera lagi.

 

 

Evaluasi dan Verifikasi Kecamatan Layak Anak

Hari ini (Rabu 18/11) di Kecamatan Sleman dilaksanakan Evaluasi dan Verifikasi Kecamatan Layak Anak. Evaluasi dan verifikasi ditujukan kepada 2 hal yaitu mengenai Kinerja Gugus Tugas Layak Anak dan Kegiatan Forum Anak. Tim yang melakukan evaluasi dan verifikasi berasal dari Badan KBPMPP Kabupaten Sleman dan LSPPA DIY.
Pelaksanaan evaluasi dan verifikasi dilaksanakan di 17 Kecamatan se-Kabupaten Sleman.
Evaluasi lebih menitikberatkan pada pencocokan kegiatan di lapangan dengan laporan administrasi. Kegiatan yang mendukung terwujudnya Kecamatan Layak Anak dicerminkan dalam 91 indikator. Indikator-indikator inilah yang menjadi dasar evaluasi Kecamatan Layak Anak. Indikator-indikator ini tertuang dalam beberapa kluster, diantaranya Komitmen Wilayah; Hak Sipil dan Kebebasan; Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif; Hak Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan; Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Seni Budaya; Hak Peelindungan Khusus; Sarana dan Prasarana.
Kegiatan evaluasi dan verifikasi diawali dengan paparan kegiatan yang mendukung Kecamatan Layak Anak oleh Sekcam Sleman Bapak Ikhsan Waluyo. Selanjutnya dilakukan kroscek antara data yang dilaporkan dengan anggota gugus tugas layak anak.

Memang hasil dari kroscek data dengan kondisi di lapangan masih perlu perbaikan data. Kesalahan dalam penyampaian data dikarenakan perbedaan persepsi dan penafsiran antara form pengisian dengan fakta di lapangan. Namun, perbaikan tersebut masih dapat disusulkan ke Badan KBPMPP Kabupaten Sleman sebagai pendukung hasil verifikasi di lapangan.

Jadwal Pendistribusian Raskin Ke-14

Bersama ini kami beritahukan bahwa pendistribusian beras untuk keluarga miskin (Raskin) Kabupaten Sleman untuk alokasi Raskin Ke-14, di Wilayah Kecamatan Sleman akan dilaksanakan pada :
   Hari                     : Kamis
   Tanggal               : 26 November 2015
   dengan rincian per bulan sebagai berikut :

 

No.
Desa Jumlah RTS Jumlah Raskin
1.

2.

3.

4.

5.

Triharjo

Caturharjo

Tridadi

Pandowoharjo

Trimulyo

1.229

1.531

678

817

791

18.435

22.965

10.170

12.255

11.865

  Jumlah 5.046 75.690

 

Dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Harga Rp 1600 per kg di titik distribusi.
  2. Pembayaran dengan sistem tunai di tempat (Cash and Carry)
  3. Pembagian beras Raskin harus tepat sasaran, 15 kg beras per RTS/bulan sesuai data PPLS 2011

Pentas Seni dan Budaya Anak TK Berlangsung Meriah

Pentas Seni dan Budaya Anak TK se-Kecamatan Sleman yang dilaksanakan kemarin (Jumat 13/11) di Balai Desa Tridadi berlangsung meriah. Pentas seni diikuti oleh 5 gugus se-Kecamatan Sleman. Setidaknya ada 10 penampilan yang disajikan oleh anak-anak. Kegiatan ini dihadiri tamu undangan Camat Sleman, Sekcam Sleman, Perwakilan dari Badan KBPMPP, Kepala UPT Yandik dan murid TK lain yang tidak pentas. Murid TK lain yang tidak pentas sengaja dihadirkan sebagai penonton sekaligus mengapresiasi pentas yang dilaksanakan oleh teman-temannya.

Kegiatan Pentas Seni dan Budaya diawali dengan menyanyikan lagu dengan dirigen Ibu Sri Mulyani. Lagu yang dinyanyikan yaitu :Indonesia Raya, Indonesia Merdeka, Aku Anak Indonesia, Jaranan, dan Gundul-gundul pacul. Seluruh hadirin secara bersama berdiri dan bernyanyi dengan suasana meriah. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan sambutan baik dari Kecamatan Sleman yang diwakili Bapak Camat dan Bapak Sekcam, juga sambutan oleh Kepala UPT Pelayanan Pendidikan.

Pentas seni dan budaya kali ini diadakan dalam rangka menyambut Hari Pahlawan Tahun 2015. Acara tersebut berlangsung berkat kerjasama Kecamatan Sleman, IGTKI, dan PGRI. Masing-masing pihak berperan serta dalam hal pendanaan maupun kepanitiaan.

Pentas seni dan budaya yang disajikan antara lain:

  • Gugus I menampilkan : Tari Wercita dan Tari Lilin
  • Gugus II menampilkan : Tari Kipas dan Tari Saman
  • Gugus III menampilkan : Tari Semut dan Musik Angklung
  • Gugus IV menampilkan : Tari Payung dan Tari Gembira
  • Gugus V menampilkan : Tari Kepyak Anting-anting dan Musik Angklung

Kemeriahan acara dengan berbagai macam pertunjukan membuat penonton tidak beranjak dari tempat duduk mereka. Mereka tampak menikmati dan mengapresiasi dengan bertepuk tangan setelah pertunjukan usai. Diakhir acara panitia membagikan door prize kepada para peserta maupun para penonton.IMG_0067IMG_0025IMG_0077IMG_0087

Uji Petik SELARAS

SELARAS merupakan kependekan dari Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu untuk Masyarakat Sejahtera. Ini merupakan sistem yang membantu masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan, berdasarkan profil dalam Basis Data Terpadu/BDT, dan menghubungkan mereka dengan program-program pusat dan daerah yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. SELARAS juga membantu mengidentifikasi keluhan masyarakat miskin dan rentan, melakukan rujukan, dan memantau penanganan keluhan untuk memastikan bahwa keluhan-keluhan tersebut ditangani dengan baik.

Pelaksanaan SELARAS di Kabupaten Sleman serentak di 17 Kecamatan. Pada tahun 2015 ini sedang dalam tahap uji coba selama 4 bulan yaitu September, Oktober, November, dan Desember. Data yang dipakai dalam tahap uji coba ini adalah data berdasarkan SK Miskin Bupati tahun 2014.

Hari Senin (9/11) yang lalu perwakilan SELARAS Bapak Supriyono dari Jakarta mengajak diskusi Supervisor SELARAS Kecamatan Sleman, Gamping, Tempel, dan Kalasan bersama Manager Daerah yaitu Bapak Pranama dari BAPPEDA Kab. Sleman. Dalam diskusi itu Supervisor dan Manager Daerah memberikan masukan tentang teknis aplikasi SELARAS dan kendala apa saja yang ditemui di lapangan baik oleh fasilitator maupun supervisor. Hasil diskusi di Sleman nantinya akan menjadi bahan evaluasi Tim Selaras Jakarta untuk dibawa ke Kementrian Sosial.

Aplikasi yang masih sering perlu di update, aplikasi masih sering error, aplikasi yang masih belum lengkap menjadi masukan dominan dari para supervisor. Selain itu kendala dari fasilitator yang kebanyakan adalah Kepala Bagian Kesra Desa membuat SELARAS belum dapat maksimal mengingat kesibukan Kabag. Kesra dengan berbagai kegiatannya di desa.

Hari Selasa (10/11) kemarin Perwakilan SELARAS dari Jakarta didampingi Manager Daerah melakukan uji petik terhadap usulan yang dimasukkan melalui aplikasi SELARAS. 3 Kecamatan yang dikunjungi sebagai sampel uji petik yaitu Sleman, Tempel, dan Kalasan. Di Kecamatan Sleman uji petik dilakukan di Desa Trimulyo dengan Fasilitator Bapak Surahman. Setidaknya ada 3 KK yang dikunjungi dalam uji petik di Desa Trimulyo, yaitu 1 KK di Padukuhan Kadisobo II dan 2 KK di Padukuhan Kalangan.

Fokus uji petik di Desa Trimulyo terkait dengan usulan Program Indonesia Sehat. Memang kebanyakan Fasilitator Desa Trimulyo mengusulkan data tentang Program Indonesia Sehat. Tujuan dari uji petik ini adalah melihat cara kerja fasilitator apakah sudah sesuai dengan sasaran dan mengecek kemampuan fasilitator dalam mempergunakan aplikasi. Uji petik berjalan lancar tanpa ada hambatan dikarenakan apa yang diinginkan oleh perwakilan SELARAS Jakarta sesuai dengan fakta di lapangan.

Rencana Kegiatan Pentas Seni

Kecamatan Sleman bekerjasama dengan IGTKI dan PGRI berencana menggelar kegiatan Pentas Seni dan Budaya bagi anak-anak Taman Kanak-Kanak. Dalam rapat kemarin Jumat (6/11) diputuskan bahwa peserta pentas berasal dari  5 Gugus TK di Kecamatan Sleman. Setidaknya akan ada 10 kelompok pentas dengan jumlah 7-10 anakanak dalam setiap kelompoknya.
Pentas menurut rencana akan dilaksanakan pada hari Jumat (13/11) bertempat di Balai Desa Tridadi. Hal itu dikarenakan Kecamatan Sleman tidak memiliki tempat representatif mengingat Kantor Kecamatan Sleman masih dalam proses pembangunan.
Pentas Seni tidak hanya akan dihadiri peserta pentas saja, namun juga akan dihadiri anak-anak TK lain yang akan menjadi penonton sekaligus mengapresiasi pentas yang dilaksanakan oleh teman-temannya.
Pentas bersifat bebas, maksudnya disesuaikan dengan kemampuan dan kapasitas masing-masing TK. Anak-anak diberikan fasilitasi untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan kemampuannya. Tidak ada unsur penilaian kejuaraan dalam kegiatan ini. Kecamatan, IGTKI, dan PGRI memberikan ruang seluas-luasnya bagi TK dan anak-anak untuk menunjukkan bakat.

Gerakan Jumat Bersih Perdana

IMG_20151106_080701Gerakan Jumat Bersih di wilayah Kecamatan Sleman pada bulan November ini perdana dilaksanakan di Padukuhan Ganjuran Desa Caturharjo pada hari Jumat (6/11). Tim pemantau jentik nyamuk terdiri dari berbagai unsur, baik Muspika, Puskesmas, KUA, UPT BP3K, Puskeswan, UPT Pelayanan Pendidikan, Petugas Statistik, Perangkat Desa Caturharjo, dan Kader Kesehatan Desa.
Tim dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menyisir tampungan air di 6 RT di wilayah Padukuhan Ganjuran. Setiap tim menyisir sampel tampungan air setidaknya 10-20 rumah. Pemantauan jentik terutama memeriksa pada bak kamar mandi. Lingkungan disekitar rumah pun tidak terlepas dari pantauan.
Setelah tim selesai berkeliling kemudian dilanjutkan melakukan rekapitulasi hasil pemantauan dengan berkumpul di Gedung Serba Guna Padukuhan Ganjuran. Berikut adalah rekapitulasi hasil Gerakan Jumat Bersih di Padukuhan Ganjuran, Desa Caturharjo :

  • Jumlah rumah yang disasar sebanyak 83
  • Jumlah container yang diperiksa 157 buah
  • Positif jentik 2 rumah
  • Angka bebas jentik 98%
  • Masih ada air keruh di RT 03
  • Kandang belum tertata di RT 02\
  • Pembuangan air limbah kamar mandi tidak di septictank di RT 01

IMG_20151106_082944IMG_20151106_081332

Hasil MTQ Tahun 2015 Kafilah Kecamatan Sleman

Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2015 telah selesai digelar pada hari Ahad, tanggal 1 November 2015 bertempat di Kompleks SMK Muhammadiyah Prambanan Sleman. Kafilah Kecamatan Sleman mampu mengukir prestasi melalui 5 cabang dari 9 cabang yang diikuti. Berikut ini hasil yang diperoleh oleh kafilah MTQ Kecamatan Sleman :

Hasil
Cabang Nama
Juara II TARTIL ANAK PUTRA Afi Indra
Juara II HAFIZH PUTRA 5 Juz Abdurrahman
Juara III HAFIZH PUTRA 20 Juz Zahid Rahmatullah
Juara III HAFIZH PUTRA 30 Juz Abdul Hadi
Juara II HAFIZH PUTRI 5 Juz Imroatul Sholihah
Juara II HAFIZH PUTRI 10 Juz Siti Munadzirotul Chasanah
Juara II HAFIZH PUTRI 20 Juz Muariyatus Shobiroh
Juara II Tafsir Bahasa Inggris Putri Riris Mualifah
Juara I Musabaqoh Fahmil Qur’an (MFQ) Khoirul Amri
    Ihsan Zakki
    Faisal Amri

Kafilah yang berhasil menjadi juara umum MTQ Tingkat kabupaten Sleman Tahun 2015 sebagai berikut :

  • Juara I, Kecamatan Prambanan
  • Juara II, Kecamatan Tempel
  • Juara III, Kecamatan Ngaglik

Walaupun Kafilah Kecamatan Sleman tidak menjadi juara umum, namun prestasi yang telah dicapai layak kita apresiasi karena di tengah modernisasi dan hedonisme ternyata masih ada putra putri terbaik yang masih bersedia mendalami Agama Islam. Semoga adanya bibit beprestasi seperti ini dapat membawa manfaat bagi umat Muslim di Kecamatan Sleman pada khususnya.

Pelatihan Kuliner Kue Basah

Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan Sleman kembali mengadakan kegiatan pelatihan bagi masyarakat. Pelatihan kali ini diberi tema kuliner kue basah dengan sasaran masyarakat di wilayah Desa Trimulyo berjumlah 20 orang yang memiliki minat untuk berwirausaha kuliner khususnya kue basah.
Pelatihan digelar di Balai Desa Trimulyo pada hari Selasa, Rabu, Kamis, Jumat tanggal 3, 4, 5, 6 November 2015 dimulai jam 09.00 WIB.
Materi pelatihan diantaranya : Kebijakan Kab. Sleman tentang UMKM, Motivasi Usaha/Produk, PIRT. Tidak hanya materi yang bersifat teoritis saja, namun peserta juga diberikan materi praktek diantaranya : Pembuatan Egg Roll, Pembuatan Wingko, Pembuatan Pay Susu, Pembuatan Cake Gulung Pisang, dan Pengemasan Produk.
Harapannya melalui pelatihan ini dapat menumbuhkan jiwa wira usaha masyarakat dan menambah pengetahuan tentang berbagai macam olahan makanan yang bernilai ekonomi.