Gerakan Jumat Bersih

IMG_20160129_095647Mengantisipasi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Tim Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal DBD) Kabupaten Sleman mengadakan monitoring pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih (GJB) yang utamanya kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dan Pemantauan Jentik Berkala (PJB).
Pagi tadi (29/1) berlokasi di Padukuhan Ngemplak Caban, Tridadi dilaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk bersama Muspika Kecamatan Sleman, Puskesmas, Kader Kesehatan Desa dan segenap masyarakat. Dibagi menjadi beberapa kelompok kemudian serentak menyisir rumah-rumah di Padukuhan Ngemplak Caban untuk memeriksa tampungan air di dalam rumah maupun yang berada di sekitar rumah.
IMG_20160129_081651Pokjanal DBD Kabupaten Sleman menyaksikan langsung kegiatan yang dilaksanakan di Padukuhan Ngemplak Caban. Memang masih perlu peningkatan kebersihan lingkungan di wilayah Ngemplak Caban. Namun, masyarakat sanggup untuk meningkatkan kondisi lingkungan di sekitar mereka, utamanya menguras tampungan air minimal seminggu 2 kali dan tidak membuang sampah secara sembarangan.
Pemberantasan Sarang Nyamuk hendaknya dilakukan secara mandiri, pemerintah melalui Puskesmas menjadi pemicu kesadaran masyarakat untuk selalu memantau kondisi lingkungannya terutama tempat-tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk.

SENSUS EKONOMI 2016

Apa itu Sensus Ekonomi ?
Sensus atau pendataan yang diselenggarakan di seluruh wilayah Indonesia yang mencakup semua aktivitas dan skala ekonomi (kecuali sektor pertanian).
Kapan Pelaksanaannya ?
1 – 31 Mei 2016
Mengapa Harus Dilakukan ?
Sensus Ekonomi dilaksanakan untuk mendapatkan potret utuh perekonomian bangsa sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional.
Sensus Ekonomi menghasilkan gambaran lengkap level dan struktur sektor ekonomi non-pertanian, berikut informasi dasar dan karakteristiknya. Selain itu, akan diketahui juga daya saing bisnis di Indonesia, serta penyediaan kebutuhan informasi usaha.
Cakupan Sensus Ekonomi 2016
  • Seluruh Usaha/ perusahaan non pertanian :
  • Di lokasi tetap/ permanen : mall, kantor, pasar dan bank
  • Di lokasi tidak tetap : kaki lima, pasar kaget
  • Usaha keliling : tukang bakso, sol sepatu, dll
  • Di rumah tangga : warung, jual pulsa dll
  • Mencakup pelaku usaha :
  • Pemerintah : sekolah, rumah sakit, panti sosial
  • Lembaga non profit : tempat ibadah, organisasi sosial
  • Korporasi : perusahaan, restoran, supermarket, hotel, taman rekreasi
  • Di rumah tangga : usaha online, sektor nonformal
Manfaat Sensus Ekonomi 2016
  • Pelaku usaha : Mengetahui posisi, peluang serta daya saing usaha
  • Peneliti/akademisi : Sebagai bahan penelitian ilmiah dan pengamatan bidang ekonomi
  • Pemerintah : Sebagai landasan perencanaan, pengambilan serta evaluasi kebijakan
  • Masyarakat : Menerima manfaat dari kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah

RASTRA / RASKIN

Rastra atau Raskin merupakan program subsidi pangan yang disalurkan dalam bentuk beras yang diperuntukkan bagi rumah tangga berpendapatan rendah sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan perlindungan sosial bagi rumah tangga sasaran.
Apa Tujuan Program Rastra ?
  • Mengurangi beban pengeluaran Rumah Tangga Sasaran (RTS) melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan dalam bentuk beras
  • Memastikan keluarga miskin/RTS mendapatkan cukup pangan dan nutrisi karbohidrat
Manfaat Program Rastra
  • Memenuhi kebutuhan pangan RTS 15 Kg/bulan atau 180 Kg/ tahun
  • Stabilisasi harga pangan
  • Mengendalikan inflasi dan menjaga stok pangan nasional
  • Meningkatkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga sasaran, sekaligus mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan
  • Pasar bagi petani
  • Pertumbuhan ekonomi daerah
Sasaran
Jumlah penerima Rastra tahun 2015 adalah sama dengan alokasi jumlah RTS PM tahun 2014
Berapa Harga Tebus Rastra ?
Harga tebus Rastra adalah Rp 1.600,-/Kg di titik distribusi.
Harga pembelian Rastra adalah Rp 8.325,-/Kg, dengan harga tebus Rp 1.600,-/Kg, pemerintah membayar subsidi Rastra sebesar Rp 6.725,-/Kg

TPK Award 2015

Berdasarkan SK Bupati Sleman Nomor 100.3/Kep.KDH/A/2015 tanggal 30 Desember 2015 tentang Penerimaan Penghargaan Tim Penanggulangan Kemiskinan Award 2015, TPK Kecamatan Sleman memperoleh penghargaan sebagai Terbaik II, sedangkan Desa Triharjo memperoleh penghargaan sebagai Terbaik I.
Kegiatan penghargaan TPK Award yang diadakan oleh Kabupaten Sleman adalah untuk meningkatkan kepekaan, kepedulian dan peran serta semua stakeholders dalam penanggulangan kemikinan.
Capaian yang diperoleh TPK Kecamatan Sleman pada tahun 2015 meningkat dari tahun 2014. Tahun lalu TPK Kecamatan Sleman memperoleh peringkat ke IV. Hal ini bukan merupakan prestasi yang patut dibangga-banggakan, namun lebih sebagai tanggung jawab moral untuk mempertahankan kinerja bahkan untuk meningkatkan kinerja di tahun 2016.
Berikut hasil lengkap penerima penghargaan TPK Award 2015 :
TPK Kecamatan
Terbaik I
:
Kecamatan Berbah
Terbaik II
:
Kecamatan Sleman
Terbaik III
:
Kecamatan Kalasan
Terbaik IV
:
Kecamatan Cangkringan
Terbaik V
:
Kecamatan Tempel
TPK Desa
Terbaik I
:
Desa Triharjo, Kec. Sleman
Terbaik II
:
Desa Kalitirto, Kec. Berbah
Terbaik III
:
Desa Tamanmartani, Kec. Kalasan
Terbaik IV
:
Desa Merdikorejo, Kec. Tempel
Terbaik V
:
Desa Wukirsari, Kec. Cangkringan
TPK Padukuhan
Terbaik I
:
Padukuhan Baran, Desa kalitirto, Kec. Berbah
Terbaik II
:
Padukuhan Sokabinangun, Desa Merdikorejo, Kec. Tempel
Terbaik III
:
Padukuhan Nayan, Desa Maguwoharjo, Kec. Depok
Terbaik IV
:
Padukuhan Ringinsari, Desa Tamanmartani, Kec. Kalasan
Terbaik V
:
Padukuhan Plupuh, Desa Wukirsari, Kec. Cangkringan

Penutupan Toko Modern

Hari Senin, tanggal 18 Januari 2015 Tim Penindak Ketertiban Satpol PP Kabupaten Sleman melakukan penutupan terhadap toko modern Alfamart dan Indomaret yang berjarak 100 meter dari pasar. Penutupan berdasarkan keputusan Kepala Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi kabupaten Sleman nomor : 11 / SK Perindagkop/2016 tanggal 11 Januari 2016 tentang Penutupan Toko Modern
Tim penertiban terdiri dari :
  1. Satpol PP kab. Sleman
  2. Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Kabupaten Sleman
  3. Disperindagkop Kabupaten Sleman
  4. Bagian Hukum Setda Kabupaten Sleman
  5. Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Sleman
  6. Satpol PP masing-masing Kecamatan
Penertiban dilakukan pada 6 titik yaitu :
  • Toko Alfamart di jalan Magelang, Wadas, Tridadi, Sleman
  • Toko Indomaret di pasar Gamping, Ambarketawang
  • Toko Indomaret dan alfamart di pasar stan maguwo, Depok, Sleman

 

Pengurus KONI Kecamatan Sleman Periode Tahun 2015-2019

I
Pembina
:
Muspika
II
Ketua
:
Catur Sarjumiharta (Kades Pandowoharjo)
III
Wakil Ketua I
:
Irawan, S.IP (Kades Triharjo)
Wakil Ketua II
:
Suhardjono H.K, S.Pd (Kades Trimulyo)
IV
Sekretaris I
:
Sartini, S.IP
Sekretaris II
:
Bharoto Anung S (Kesra Pandowoharjo)
V
Bendahara I
:
Wahyuni Utami
Bendahara II
:
Surahman (Kesra Trimulyo)
VI
Seksi Pertandingan
:
a.
Catur
:
Purwanto (Denggung, Tridadi))
:
Agus Tamtomo (Ngangkrik, Triharjo)
b.
Voly
:
Subari Legowo (Trimulyo)
:
Edi Nurwiyanto (Jetis, Caturharjo)
:
Sulendro (Triharjo)
:
Suyadi Seno Yudo (Triharjo)
:
Sumarwoto Legowo (Murangan VII)
c.
Tenis Meja
:
Sudiyono (Panggeran XII)
:
Zainudin (Beteng, Tridadi)
:
Hartono (Majegan, Pandowoharjo)
:
Muhdar Yusuf (Jabung, Pandowoharjo)
d.
Atletik
:
Sutrismanto, S.Pd (Jogokerten, Trimulyo)
:
Jarwanto (Kepanjen, Trimulyo)
e.
Bulu Tangkis
:
Lilik Hadi P, SE (Trimulyo)
:
Agus Riyanto (Plalangan, Pandowoharjo)
:
Kabul Widodo (Kebondalem Paten, Tridadi)
:
Agus Sudirman (Tegalsari, Trimulyo)
f.
Futsal
:
Ngudi Raharjo (Karang Tanjung, Pandowoharjo)
:
Yudi Astomo (Murnagan VIII, Triharjo)
g.
Drumband
:
Sriningsih, S.Pd, M.Pd
:
Endang Purwaningsih
h.
Tenis lapangan
:
Aminaim (Beran Kidul, Tridadi)
:
 Danang (Beran Kidul, Tridadi)
i.
Basket
:
Tio Setyo Kuncoro (Niron, Pandowoharjo)
j.
Pencak Silat
:
Suyadi Seno Yuda (Bangunrejo, Tridadi)
VII
Seksi Pendanaan
:
Kepala Desa (5 Desa)
VIII
Seksi Humas
:
Kabag Kesra (5 Desa)