Karawitan Sekar Arum Berprestasi

juara karawitan

Pada hari Sabtu-Minggu, tanggal 25-26 Maret 2017 bertempat di Lapangan Denggung Kabupaten Sleman digelar kegiatan Festival Karawitan Ibu-Ibu Tingkat Kabupaten Sleman. Festival ini diikuti oleh perwakilan dari 17 Kecamatan se-Kabupaten Sleman.

Kecamatan Sleman diwaklili oleh Kelompok Karawitan Sekar Arum yang berasal dari Padukuhan Tlacap, Desa Pandowoharjo. Memperoleh urutan ke-5 pada hari Sabtu siang ditengah guyuran hujan, kelompok Karawitan Sekar Arum menjalankan tugas dengan baik sehingga memperoleh gelar Juara Ke-2. Tidak hanya gelar secara kelompok, secara individu juga memperoleh predikat Juara 1 sebagai pesinden terbaik. Dari perlombaan diperoleh hadiah berupa piala, piagam penghargaan, dan sejumlah uang pembinaan.

Berikut ini hasil kejuaraan Festival Karawitan Ibu-Ibu Tingkat Kabupaten Sleman :

Juara 1  : Kecamatan Berbah

Juara 2  : Kecamatan Sleman

Juara 3  : Kecamatan Kalasan

Juara 4  : Kecamatan Godean

Juara 5  : Kecamatan Ngemplak

Semoga dengan prestasi yang diperoleh dapat lebih memacu semangat kelompok Karawitan di Kecamatan Sleman

Tuberkololosis Paru (TBC Paru)

Tuberkololosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tubercolosis. Penyakit ini sudah ada sejak jaman dahulu. Saat ini di Indonesia jumlah kematian akibat penyakit TBC masih cukup tinggi sekitar 100.000 orang per tahun.
Kuman TBC dapat menyerang banyak organ tubuh yaitu :
  • Paru (organ yang paling banyak diserang)
  • Selaput otak
  • Kelenjar limfe
  • Tulang
  • Kulit
Penularan
  • Secara langsung melalui udara sewaktu penderita batuk, bersin, atau berbicara
  • Secara tidak langsung melalui dahak dan ludah penderita TBC. Ketika dahak dan ludah mengering, kuman TBC terbawa angin dan terhirup orang lain. Kuman selanjutnya masuk ke dalam tubuh dan bersarang di dalamnya, paling sering di paru-paru namun bisa juga di organ lain seperti tulang, usus, selaput otak, kulit.
Apakah setiap orang yang tertular pasti sakit ?
Tidak selalu. Ada 2 keadaan yang mungkin terjadi pada mereka yang terinfeksi TBC :
  • Jika daya tahan tubuh kuat, kuman tidak berkembang biak melainkan menjadi tidak aktif (“tidur”), yang disebut infeksi TB laten
  • Sebaliknya jika daya tahan tubuh lemah (gizi kurang, lansia, balita, kondisi tertentu : DM, HIV/AIDS) resiko untuk menderita TBC semakin besar.
Gejal Penderita TBC Paru
Gejala Pokok :
  • Batuk berdahak selama 2 minggu/ lebih
Gejala Tambahan :
  • Demam meriang sebulan lebih
  • Sesak nafas dan nyeri dada
  • Berkeringat pada malam hari tanpa kegiatan
  • Pernah mengeluarkan dahak bercampur darah
  • Nafsu makan dan berat badan turun
Pemeriksaan yang harus dilakukan untuk mendiagnosa TBC  :
  • Periksa dahak 3 kali yaitu : Sewaktu-Pagi-Sewaktu (SPS)
  • Foto rontgen paru
Pengobatan TBC :
  • Minum obat anti TBC minimal 6 (enam) bulan, dengan didampingi PMO (Pengawas Menelan Obat). Penderita TBC perlu mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang, istirahat cukup, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol dan tidak merokok.
Cara Mencegah Penularan TBC
  • Jika penderita batuk, tutuplah mulut dengan sapu tangan bersih (setelah dipakai sapu tangan direndam dengan air sabun)
  • Jangan membuang dahak di sembarang tempat, tampunglah di dalam kaleng/ember yang telah diisi Lysol 5% atau ai sabun.
  • Penderita sebaiknya tidur di kamar terpisah dari anggota keluarga yang lain (terutama untuk 2 bulan pertama pengobatan)
  • Rumah mendapat penerangan alami dari sinar matahari yang masuk melalui jendela atau genting kaca untuk mematikan kuman TBC dan pertukaran udara dapat lancar sehingga jumlah kuman yag ada dalam rumah berkurang.
  • Bayi harus diberikan imunisasi BCG agar lebih kebal terhadap kuman TBC.
Contoh pengobatan TBC Tidak Benar
  • Minum salah satu jenis obat saja
  • Minum obat kurang dari jumlah yang ditetapkan
  • Sering lupa/ tidak minum obat
  • Berhenti minum obat sebelum selesai pengobatan/ obat habis

Desa Trimulyo

Kepala Desa
:
Suhardjono HK, S.Pd
Alamat
:
Jl. Salak Km. 3, Trimulyo, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55513
No Telefon
:
(0274) 869248
Padukuhan
1
Kadisobo I
2
Kadisobo II
3
Ngemplak Kalangan
4
Klegen
5
Pendeman
6
Balong
7
Jogokerten
8
Blunyah
9
Kepitu
10
Karang Kepanjen
11
Pambregan
12
Klelen
13
Sidomulyo
14
Kalirase
Jumlah RT
:
68
Jumlah RW
:
30
Penggunaan
Lahan (Ha)
:
Sawah
Bangunan Pekarangan
Tanah
Kering
Lainnya
Jumlah
264 Ha
131 Ha
4,17 Ha
28 Ha
427,17 Ha

Desa Caturharjo

Kepala Desa
:
Muh Rifangi
Alamat
:
Jl. Radiyo Diwiryo, Ngaglik, Caturharjo, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55515
No Telefon
:
(0274) 868103
Padukuhan
1
Kemloko
2
Ngangkruk
3
Ganjuran
4
Medari
5
Jetis
6
Medari Cilik
7
Mrisen
8
Sidorejo
9
Sanggrahan
10
Nambongan
11
Mangunan
12
Ngemplak
13
Kendangan
14
Dalangan
15
Klumprit
16
Malangrejo
17
Bejen
18
Kleben
19
Keceme
20
Ngaglik
Jumlah RT
:
110
Jumlah RW
:
49
Penggunaan
Lahan (Ha)
:
Sawah
Bangunan Pekarangan
Tanah
Kering
Lainnya
Jumlah
400 Ha
197 Ha
2,1 Ha
27 Ha
626,1 Ha

Desa Tridadi

Kepala Desa
:
H. Kabul Mudji Basuki
Alamat
:
Jalan Parasamya, No. 44, Beran, Tridadi, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55511
No Telefon
:
(0274) 868342
Padukuhan
1
Wadas
2
Paten
3
Ngemplak Caban
4
Pangukan
5
Beteng
6
Pisangan
7
Dukuh
8
Beran Lor
9
Josari
10
Drono
11
Beran Kidul
12
Kebonagung
13
Jaban
14
Denggung
15
Bangunrejo
Jumlah RT
:
96
Jumlah RW
:
40
Penggunaan
Lahan
:
Sawah
Bangunan Pekarangan
Tanah
Kering
Lainnya
Jumlah
140 Ha
46 Ha
0,71 Ha
9,45 Ha
196,16 Ha

Sekilas Tentang Program Keluarga Harapan Tahun 2017

Program Keluarga harapan (PKH) adalah program yang memberikan bantuan non tunai bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memenuhi kriteria tertentu.

Manfaat Bantuan

Bantuan yang diberikan kepada KPM yang mengikuti program ini adalah berupa bantuan non tunai sesuai ketentuan yang berlaku. Bantuan sosial non tunai PKH diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran KPM dalam jangka pendek dan memutus rantai kemiskinan dalam jangka panjang, serta dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial anggota keluarga KPM peserta PKH.

Penerima PKH

  • Ibu hamil, maksimal kehamilan ketiga
  • Anak usia di bawah 6 tahun
  • Anak sekolah jenjang pendidikan SD, SMP, SMA
  • Lansia 70 tahun ke atas
  • Penyandang disabilitas berat (cacat berat)

Kewajiban Peserta PKH

  1. Ibu Hamil
  • Pemeriksaan kehamilan sebanyak 4 kali selama kehamilan di faskes
  • Melahirkan oleh tenaga kesehatan di faskes
  • Pemeriksaan kesehatan 2 kali sebelum bayi 2 bulan
  1. Anak Usia di bawah 6 tahun
  • Melakukan imunisasi di faskes
  • Pemeriksaan berat badan setiap bulan di Posyandu balita/ faskes yang tersedia, serta mendapatkan vitamin A
  1. Anak Sekolah
  • Terdaftar di sekolah/ kesetaraan dengan minimal kehadiran 85% di kelas
  1. Lansia 70 tahun ke atas
  • Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan atau pemeriksaan di Posyandu Lansia
  1. Penyandang Disabilitas Berat
  • Pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan melalui kunjungan rumah

Sanksi Peserta PKH

Anggota Rumah Tangga
Tidak Memenuhi Kriteria
Ket
1 bulan
2 bulan
3 bulan
Seluruh
10%
10%
10%
100%
Sebagian/ Tanggung Renteng
10%
10%
10%
30%
Ket :
Bagi peserta PKH yang berturut-turut tidak memenuhi komitmen seluruhnya maka bantuan tidak diberikan, tetapi status kepesertaannya masih tetap
Bagi peserta PKH yang sebagian AK (anggota keluarga) tidak memenuhi komitmen maka bantuan dikurangi sebesar 10% setiap bulan dari bantuan pertahap

Verifikasi Komitmen

Peserta PKH akan diverifikasi terkait dengan kewajiban yang dilakukan sesuai komponennya. Verifikasi komitmen peserta PKH dilaksanakan setiap bulan. Hasil verifikasi komitmen menjadi dasar penyaluran bantuan yang diterima peserta PKH.

Ketentuan Bantuan PKH

  • Bantuan tetap sebagaiman SK Menteri Sosial Nomor 23/HUK/2016 berlaku dalam 1 tahun
  • Bantuan komponen peserta PKH diberikan kepada maksimal 3 anggota keluarga sesuai kriteria kepesertaan
  • Bantuan komponen peserta PKH diberikan dengan jumlah nominal terbesar dari komponen kepesertaan

***BANTUAN SOSIAL NON TUNAI PKH DIBAYARKAN 3 BULAN SEKALI***