Cerita Bocah Penemu Listrik yang Terima Tawaran Beasiswa dari Kemenag

Langsa – Dari sekian banyak tawaran beasiswa yang diberikan bocah penemu listrik dari pohon kedondong, Naufal Raziq, akhirnya menjatuhkan pilihannya pada tawaran beasiswa dari Kementerian Agama.

Kementerian Agama menawarkan Naufal untuk masuk di sekolah MAN 3 Malang, Jawa Timur. Tawaran itupun diterima oleh bocah asal Aceh itu. Kata Naufal, selain Menag banyak juga yang menawarkan beasiswa kepadanya.

“Ada satu perusahaan besar. Dia tawarkan saya beasiswa di Turki sekaligus mengembangkan temuannya di sana. Kemudian ada beberapa lagi di Indonesia, termasuk Panglima TNI. Pak Panglima ajak saya untuk sekolah di SMA Taruna Magelang. Saya kurang suka,” ungkap Naufal ditemui detikcom di rumahnya, Desa Kampung Baru, Kota Langsa, Aceh, Senin (5/6/2017).

Ditulis pada Berita | Tag | Tinggalkan komentar

Profil Anak Kecamatan Sleman

profil anak 1

profil anak 2

profil anak 3

profil anak 4

profil anak 5

profil anak 6

 

profil anak 7

 

 

 

 

Ditulis pada Berita | Tinggalkan komentar

Karawitan Sekar Arum Berprestasi

juara karawitan

Pada hari Sabtu-Minggu, tanggal 25-26 Maret 2017 bertempat di Lapangan Denggung Kabupaten Sleman digelar kegiatan Festival Karawitan Ibu-Ibu Tingkat Kabupaten Sleman. Festival ini diikuti oleh perwakilan dari 17 Kecamatan se-Kabupaten Sleman.

Kecamatan Sleman diwaklili oleh Kelompok Karawitan Sekar Arum yang berasal dari Padukuhan Tlacap, Desa Pandowoharjo. Memperoleh urutan ke-5 pada hari Sabtu siang ditengah guyuran hujan, kelompok Karawitan Sekar Arum menjalankan tugas dengan baik sehingga memperoleh gelar Juara Ke-2. Tidak hanya gelar secara kelompok, secara individu juga memperoleh predikat Juara 1 sebagai pesinden terbaik. Dari perlombaan diperoleh hadiah berupa piala, piagam penghargaan, dan sejumlah uang pembinaan.

Berikut ini hasil kejuaraan Festival Karawitan Ibu-Ibu Tingkat Kabupaten Sleman :

Juara 1  : Kecamatan Berbah

Juara 2  : Kecamatan Sleman

Juara 3  : Kecamatan Kalasan

Juara 4  : Kecamatan Godean

Juara 5  : Kecamatan Ngemplak

Semoga dengan prestasi yang diperoleh dapat lebih memacu semangat kelompok Karawitan di Kecamatan Sleman

Ditulis pada Berita | Tinggalkan komentar

Tuberkololosis Paru (TBC Paru)

Tuberkololosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tubercolosis. Penyakit ini sudah ada sejak jaman dahulu. Saat ini di Indonesia jumlah kematian akibat penyakit TBC masih cukup tinggi sekitar 100.000 orang per tahun.
Kuman TBC dapat menyerang banyak organ tubuh yaitu :
  • Paru (organ yang paling banyak diserang)
  • Selaput otak
  • Kelenjar limfe
  • Tulang
  • Kulit
Penularan
  • Secara langsung melalui udara sewaktu penderita batuk, bersin, atau berbicara
  • Secara tidak langsung melalui dahak dan ludah penderita TBC. Ketika dahak dan ludah mengering, kuman TBC terbawa angin dan terhirup orang lain. Kuman selanjutnya masuk ke dalam tubuh dan bersarang di dalamnya, paling sering di paru-paru namun bisa juga di organ lain seperti tulang, usus, selaput otak, kulit.
Apakah setiap orang yang tertular pasti sakit ?
Tidak selalu. Ada 2 keadaan yang mungkin terjadi pada mereka yang terinfeksi TBC :
  • Jika daya tahan tubuh kuat, kuman tidak berkembang biak melainkan menjadi tidak aktif (“tidur”), yang disebut infeksi TB laten
  • Sebaliknya jika daya tahan tubuh lemah (gizi kurang, lansia, balita, kondisi tertentu : DM, HIV/AIDS) resiko untuk menderita TBC semakin besar.
Gejal Penderita TBC Paru
Gejala Pokok :
  • Batuk berdahak selama 2 minggu/ lebih
Gejala Tambahan :
  • Demam meriang sebulan lebih
  • Sesak nafas dan nyeri dada
  • Berkeringat pada malam hari tanpa kegiatan
  • Pernah mengeluarkan dahak bercampur darah
  • Nafsu makan dan berat badan turun
Pemeriksaan yang harus dilakukan untuk mendiagnosa TBC  :
  • Periksa dahak 3 kali yaitu : Sewaktu-Pagi-Sewaktu (SPS)
  • Foto rontgen paru
Pengobatan TBC :
  • Minum obat anti TBC minimal 6 (enam) bulan, dengan didampingi PMO (Pengawas Menelan Obat). Penderita TBC perlu mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang, istirahat cukup, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol dan tidak merokok.
Cara Mencegah Penularan TBC
  • Jika penderita batuk, tutuplah mulut dengan sapu tangan bersih (setelah dipakai sapu tangan direndam dengan air sabun)
  • Jangan membuang dahak di sembarang tempat, tampunglah di dalam kaleng/ember yang telah diisi Lysol 5% atau ai sabun.
  • Penderita sebaiknya tidur di kamar terpisah dari anggota keluarga yang lain (terutama untuk 2 bulan pertama pengobatan)
  • Rumah mendapat penerangan alami dari sinar matahari yang masuk melalui jendela atau genting kaca untuk mematikan kuman TBC dan pertukaran udara dapat lancar sehingga jumlah kuman yag ada dalam rumah berkurang.
  • Bayi harus diberikan imunisasi BCG agar lebih kebal terhadap kuman TBC.
Contoh pengobatan TBC Tidak Benar
  • Minum salah satu jenis obat saja
  • Minum obat kurang dari jumlah yang ditetapkan
  • Sering lupa/ tidak minum obat
  • Berhenti minum obat sebelum selesai pengobatan/ obat habis
Ditulis pada Artikel | Tinggalkan komentar

Jadwal Distribusi Rastra Bulan Februari 2017

Diberitahukan bahwa pendistribusian beras untuk Rakyat Sejahtera (RASTRA) Kabupaten Sleman untuk alokasi Bulan Februari 2017, di Wilayah Kecamatan Sleman akan dilaksanakan pada :
   Hari                      :  Selasa
   Tanggal               :  11 April 2017
dengan rincian per bulan sebagai berikut :
No.
Desa
Jumlah KPM
Jumlah Beras (Kg)
1.
2.
3.
4.
5.
Triharjo
Tridadi
Trimulyo
Pandowoharjo
Caturharjo
1.358
748
869
917
1.686
20.370
11.220
13.035
13.755
25.290
Jumlah
5.578
83.670
Dengan ketentuan sebagai berikut.
  1. Harga Rp 1600 per kg di titik distribusi.
  2. Pembayaran dengan sistem tunai di tempat (Cash and Carry)
  3. Pembagian beras Raskin harus tepat sasaran, 15 kg beras per RTS/bulan
Ditulis pada Jadwal Rastra | Tinggalkan komentar

Sunmor Sembada Minggu Pahingan

FB_IMG_1489841776844

Ditulis pada Agenda, Pengumuman | Tinggalkan komentar

KEBIJAKAN JAMINAN KESEHATAN KABUPATEN SLEMAN

KEBIJAKAN JAMINAN KESEHATAN
KABUPATEN SLEMAN
Kebijakan Pemerintah
  • Jaminan kesehatan pemerintah dilaksanakan dalam satu Sistem Jaminan Sosial Nasional (UU No. 40/2004)
  • Kewenangan menyelenggarakan Jaminan Kesehatan Nasioanal (JKN) hanya diberikan kepada BPJS Kesehatan (UU No. 24/2011)
  • Semua penduduk Indonesia sudah harus menjadi peserta JKN paling lambat 1 Januari 2019 (Perpres No. 12 & No. 111 thn 2013)
  • Bupati/walikota diminta segera mengintegrasikan Jamkesda ke SJSN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan (SE Mendagri No. 440/3890/SJ)
Kebijakan Pemkab Sleman
(Dasar: Perbup No 110/2016 ttg Pelaks. Perda Kab. Seman No. 11/2010 ttg Jamkesda dlm Sistem JKN)
A. Mengalihkan peserta Jamkesda menjadi peserta JKN di BPJS Kesehatan:
  • Miskin/Rentan Miskin
  • Peserta karena penghargaan atas peran dan jasa yang bersangkutan (Linmas, Kader, Pol PP, Perangkat Desa, dll)
  • Mandiri
B. Mendaftarkan penduduk Sleman Non-Jamkesda untuk menjadi peserta JKN di BPJS Kesehatan
  • Miskin/Rentan Miskin
  • Peserta karena penghargaan atas peran dan jasa yang bersangkutan (Linmas, Kader, Pol PP, Perangkat Desa, dll)
C. Iuran JKN dibayarkan Pemkab Sleman untuk kelas III:
  • Secara periodik & berkelanjutan bagi miskin/rentan miskin/penghargaan
  • Selama kepesertaan Jamkesda aktif bagi peserta mandiri
D. Peserta Jamkesda yg belum bisa diintegrasikan ke JKN, dialihkan ke program lain yg sejenis:
  • Jaring Pengaman Sosial
  • Bapel Jamkesos (khusus miskin/rentan miskin)
E. Pendaftaran & pelayanan kesehatan peserta Jamkesda Mandiri ditutup per 31 Des. 2016
Pelaksanaan Integrasi
(Dasar: PKS Dinas Kesehatan – BPJS Kesehatan Sleman)
  • Data peserta berbasis NIK
  • Kuota 64.931 peserta PBI (miskin/rentan miskin) & 50.250 PBPU (non miskin)
  • Sudah terisi 52.083 PBI & 36.053 PBPU (SK Bupati)
  • Kekurangan peserta akan diisi lewat mekanisme tambah-kurang setiap bulan melalui UPT JPKM:
  • Maks tgl 15 diusulkan ke BPJS (PBPU)
  • Maks tgl 25 diusulkan ke BPJS (PBI)
Masalah Integrasi
  • Kesalahan NIK
  • NIK sama untuk individu yg berbeda (NIK ganda)
  • Kepesertaan Jamkesda ganda (miskin-mandiri)
  • Peserta miskin terlanjur terdaftar sbg peserta JKN Mandiri dan punya tunggakan iuran
  • Penempatan faskes oleh BPJS tidak sesuai domisili
  • Peraturan BPJS yang dirasa terlalu kaku

 
Pemecahan masalah
  • Sosialisasi lintas sektor, lintas program dan masyarakat
  • Koordinasi lintas sektor dan lintas program
  • Mengusulkan pindah Faskes yang sesuai domisili ke BPJS kesehatan
  • Mekaniske tambah kurang mlalui Dinas Sosial Kabupaten Sleman
  • Warga miskin dan rentan miskin yang belum terdaftar diikutkan program Jaring Pengaman Sosial (Dinas Sosial Kabupaten Sleman)
  • Ibu hamil miskin dan tidak punya penjaminan diikutkan program Jaminan Persalinan (DAK NON FISIK 2017)
Ditulis pada Artikel | Tinggalkan komentar

Data Keagamaan

Jumlah Masjid
:
122 buah
Jumlah Mushola/ Langgar
:
55 buah
Jumlah Gereja Kristen
:
3 buah
Jumah Gereja Katholik
:
9 buah
Jumlah Kapel
:
1 buah
Jumlah Pondok Pesantren
:
15 buah
Jumlah Kyai/ Ustadz
:
57 orang
Jumlah Santri
:
1.050 orang
Jumlah TPA/TPQ
:
122 buah
Jumlah Majelis Taklim
:
21 buah
Jumlah Jamaah
:
1.110 orang
Jumlah Muktamir
:
122 orang
Jumlah Kumpulan Pengajian Umum
:
116 buah
Ditulis pada Artikel | Tinggalkan komentar

Desa Trimulyo

Kepala Desa
:
Suhardjono HK, S.Pd
Alamat
:
Jl. Salak Km. 3, Trimulyo, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55513
No Telefon
:
(0274) 869248
Padukuhan
1
Kadisobo I
2
Kadisobo II
3
Ngemplak Kalangan
4
Klegen
5
Pendeman
6
Balong
7
Jogokerten
8
Blunyah
9
Kepitu
10
Karang Kepanjen
11
Pambregan
12
Klelen
13
Sidomulyo
14
Kalirase
Jumlah RT
:
68
Jumlah RW
:
30
Penggunaan
Lahan (Ha)
:
Sawah
Bangunan Pekarangan
Tanah
Kering
Lainnya
Jumlah
264 Ha
131 Ha
4,17 Ha
28 Ha
427,17 Ha
Ditulis pada Trimulyo | Tinggalkan komentar

Desa Pandowoharjo

Kepala Desa
:
Catur Sarjumiharta
Alamat
:
Mancasan, Pandowoharjo, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55512
No Telefon
:
(0274) 869366
Padukuhan
1
Plalangan
2
Jabung
3
Gawar
4
Krandon
5
Jembulan
6
Majegan
7
Nyaen
8
Jetis Jogopaten
9
Brayut
10
Karangasem
11
Kleben Mancasan
12
Temon
13
Niron
14
Sawahan
15
Toino
16
Gabugan
17
Karangtanjung
18
Karangkepuh
19
Pajangan
20
Berkisan
21
Saragan
22
Grojogan
Jumlah RT
:
102
Jumlah RW
:
47
Penggunaan
Lahan (Ha)
:
Sawah
Bangunan Pekarangan
Tanah
Kering
Lainnya
Jumlah
469 Ha
243 Ha
1,75 Ha
37 Ha
750,75 Ha
Ditulis pada Pandowoharjo | Tinggalkan komentar