GELAR POTENSI BUDAYA 2013

Dalam Rangka memperingati Hari Jadi Ke-97 Kabupaten Sleman akan diadakan Pentas Ragam Budaya di Lapangan Denggung Sleman, mulai Jum’at 26 April 2013 sampai dengan Sabtu, 4 Mei 2013.
Masing-masing Kecamatan se-Kabupaten Sleman akan menampilkan Tradisi dan Kesenian yang menjadi ikon dari daerah yang bersangkutan.
Setiap malam akan dipentaskan 2 (dua) kelompok seni, dengan waktu pukul 19.00 s/d 20.10 WIB dan pukul 20.15 s/d 21.30 WIB.
Khusus Kecamatan Sleman akan pentas pada Jum’at, 26 April 2013, pukul 20.15 s/d 21.30 WIB dengan pementasan Tradisi Wiwit dan dilanjutkan dengan Kesenian Jejer Ngastina yang berasal dari Kelompok Seni Pepen Trimulyo.
Untuk itu bagi warga masyarakat yang berminat dapat menyaksikan langsung di Lapangan Denggung Sleman karena selain Pentas Ragam Budaya juga akan digelar Pameran Potensi Daerah se-Kabupaten Sleman.

PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF KECAMATAN SLEMAN TAHUN 2013

Kecamatan sleman telah memfasilitasi sinergitas antara pelaku usaha ekonomi khususnya yang masuk kategori ekonomi kreatif dengan mempertemukan berbagai pihak dalam beberapa kali forum pertemuan yang dihadiri oleh pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) potensial, perusahaan, lembaga keuangan/perbankan, serta perwakilan BUMN/BUMD di wilayah Sleman. Telah dibentuk Tim Pendamping Kemitraan UMKM Ekonomi Kreatif Kecamatan Sleman yang beranggotakan berbagai elemen : Pemerintah Kecamatan dan Desa, BUMN, pengusaha, akademisi, dan pelaku usaha UMKM dengan tugas :

  1. Menginventarisasi kegiatan UMKM
  2. Melakukan koordinasi dengan BUMN untuk menjalin kemitraan
  3. Mensinergikan program BUMN dan UMKM
  4. Melakukan pendampingan kepada UMKM yang berhasil menjalin kemitraan dengan BUMN
  5. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan pendampingan kemitraan
  6. Melaporkan hasil evaluasi kepada yang berwenang

Forum pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan dan tindak lanjut yang sangat penting bagi pengembangan perekonomian khususnya Pusat Pertumbuhan Perekonomian Kecamatan Sleman dan sekaligus mendukung program penanggulangan kemiskinan. Pihak UMKM menyampaikan permasalahan, kendala serta peluang usaha mereka, sedangkan lembaga keuangan/perbankan, BUMN menawarkan peluang memecahkan masalah finansial baik secara umum maupun dalam bentuk pembinaan atau kemitraan, berupa PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) BUMN. Pelaku UMKM diarahkan untuk bermitra dengan BUMN seperti PT Angkasa Pura, bank Mandiri, dan Pertamina.

UP DATE WARTA TPK KECAMATAN SLEMAN

Sebagai tindak lanjut dari pengajuan Proposal Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni yang diajukan oleh Tim Penanggulangan Kemiskinan kepada Pimpinan BNI Kantor Cabang Utama (KCU) UGM Bulaksumur pada 2 Agustus 2012, telah disetujui bantuan yang akan diberikan berupa pembangunan rumah tidak layak huni sejumlah 10 (sepuluh) rumah dengan nilai masing-masing Rp 10.600.000,- (sepuluh juta enam ratus ribu rupiah) sehingga total bantuan senilai Rp 106.000.000,- (seratus enam juta rupiah).
Bantuan tersebut dialokasikan kepada 5 (lima) desa se-Kecamatan Sleman, dengan masing-masing desa mendapatkan 2 (dua) rumah.
Pada hari Senin, tanggal 22 April 2013, perwakilan dari BNI Kantor Cabang Utama (KCU) UGM Bulaksumur didampingi Kecamatan, Desa, dan TPK Desa telah melakukan survey langsung dan pengambilan gambar/foto rumah yang akan menjadi lokasi pembangunan rumah tidak layak huni.
Adapun daftar rencana penerima bantuan tersebut adalah :

  1. Udi Waginem, Krapyak, Triharjo, Sleman
  2. Marto Pawiro/Marto Muridi, Sleman III, Triharjo, Sleman
  3. Katrinah, Brayut, Pandowoharjo, Sleman
  4. Basuki Triadi, Karang Asem, Pandowoharjo, Sleman
  5. Arjo Wiyono, Pendeman, Trimulyo, Sleman
  6. Sudarno, Klelen, Trimulyo, Sleman
  7. Sogiran, Wadas, Tridadi, Sleman
  8. Suhardi, Paten, Tridadi, Sleman
  9. Nurhadi Utomo/Suparjo, Sanggrahan, Caturharjo
  10. Sulastri, Sidorejo, Caturharjo, Sleman

Terimakasih kami ucapakan kepada keluarga besar BNI atas bantuan yang diberikan, semoga dapat membawa manfaat positif kepada masyarakat di Kecamatan Sleman dan semoga BNI semakin berkembang pesat.