Sosialisasi e-PUPNS

Pada hari Kamis tanggal 10 September 2015 dimulai jam 09.00 WIB di Kecamatan Sleman diadakan sosialisasi e-PUPNS dengan menghadirkan narasumber Ibu Sri Wahyuni, S.IP, M.Ec. Dev dari Bidang ADP BKD Kabupaten Sleman. Hal ini sebagai pengetahuan bagi pegawai Kecamatan Sleman untuk segera menginput data dalam sistem e-PUPNS.
Dasar Hukum E-PUPNS yaitu :
  • Undang-undang No. 5 Tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara
  • Perka BKN Nomor 19 tahun 2015 tentang Pedoman PUPNS tahun 2015 secara elektronik
  • SE Kepala BKN No. K.26-30/V&&-4/99 tanggal 27 juli 2015 tentang Implementasi e-PUPNS 2015 yang ditindaklanjuti dengan sosialisasi e-PUPNS bagi BKD se Jateng DIY pada tanggal 3 dan 4 Agustus 2015
Prinsip Dasar e-PUPNS :
  • E-PUPNS wajib dilakukan secara mandiri oleh semua PNS di seluruh Indonesia
  • Portal e-PUPNS secara resmi akan dibuka mulai 1 September 2015 s/d 31 Desember 2015 dengan alamat http://pupns.bkn.go.id
  • Agar proses e-PUPNS dapat berjalan dengan baik perlu dibentu admin verifikator SKPD
Cakupan Data PUPNS 2015 :
  • Data Pokok Kepegawaian
  • Data posisi jabatan
  • Data Riwayat, meliputi : Kepangkatan, pendidikan Forlmal dan Non formal, Jabatan Struktural dan Fungsional Tertentu, Keluarga
  • Data Stakeholder antara lain memuat Bapertarum, BPJS Kesehatan, KPE

Sosialisasi Penyembelihan Hewan Qurban

IMG_20150909_112704Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha, pada hari Rabu tanggal 9 September 2015 di Ruang Rapat Kecamatan Sleman diselenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyembelihan Hewan Qurban yang dihadiri oleh Rois dan Takmir Masjid di Kecamatan Sleman. Sebagai narasumber dihadirkan Kepala KUA Sleman beserta staf dan perwakilan dari UPT Poskeswan Kecamatan Sleman.
IMG_20150909_093547Pemateri dari KUA Sleman memberikan pandangan penyembelihan hewan qurban dalam syariat Islam, diantaranya yaitu :
1. Dasar pelaksanaan qurban, baik dalam Al-Qur’an maupun dari Hadits
Di dalam Al-Qur’an perintah berqurban terdapat dalam Surat Al-kautsar (108) ayat 1 dan 2: “1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak, 2. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah”,
Sedangkan dalam hadits salah satunya adalah : “Dari Aisyah ra sesungguhnya Nabi SAW bersabda : Bahwa tidak ada amalan manusia pada hari raya adha yang lebih dicintai Allah SWT, selainmengalirkan darah hewan (maksudnya : menyembelih hewan qurban)” (HR Ibnu Majah dan Tirmidzi)
2. Macam-macam binatang qurban sesuai syariat
Hewan yang dapat dipakai qurban adalah binatang ternak. Adapun yang termasuk yaitu : unta, sapi, kerbau, kambing, domba, biri-biri
3. Cara penyembelihan hewan sesuai syariat
Penyembelihan qurban itu sama dengan penyembelihan biasa, tidak ada perbedaan, segala syarat yang dipakai dalam sembelihan biasa itu terpakai juga di sini. Perbedaanya hanya sedikit, yaitu : membaca Bismillaahirrahmaanirrahiim dan Allahu Akbar, serta menerangkan untuk siapa udlhiyah itu dilakukan.
IMG_20150909_093611Pemateri dari UPT Poskeswan Kecamatan Sleman memberikan pandangan tentang :
1. Pemilihan hewan qurban yang sehat
Hewan yang akan digunakan untuk qurban harus memenuhi kriteria yang telah ditentukan, baik oleh agama maupun kesehatan. Persyaratan tersebut adalah : Hewan tidak cacat, yaitu kedua mata dapat melihat, kedua telinga utuh, bertanduk biarpun pendek, tidak pincang, gemuk dan sehat.
Umur hewan qurban, domba dan kambing yang telah berumur satu tahun atau lebih (telah berganti gigi satu pasang). Sapi/kerbau minimal berumur dua tahun (telah berganti gigi satu pasang)
2. Pengulitan dan Pengeluaran Jeroan
Penanganan hewan qurban setelah disembelih sebaiknya dilakukan dengan posisi digantung pada kaki belakang, terutama kambing dan domba. Sebelum proses pengulitan, dilakukan pengikatan saluran pencernaan dan anus agar isi lambung dan usus tidak mencemari daging.
  • Pengulitan sapi dan hewan besar lainnya dengan diberi alas bersih
  • Pengulitan dilakukan secara hati-hati dan bertahap, diawali dengan membuat sayatan pada bagian tengah perut, dilanjutkan dengan sayatan pada bagian kaki.
  • Selanjutnya dilakukan pengeluaran jeroan dan kemudian dipisah antara jeroan merah (hati, jantung, paru-paru, ginjal, lidah) dengan jeroan hijau (usus, rumen, retikulum, omasum, abomasum). Jerohan hijau sebaiknya direbus untuk menghindari pencemaran daging.
  • Karkas dipindahkan ke tempat khusus untuk penanganan daging lebih lanjut.
  • Setelah proses penyembelihan dan pengeluaran isi jeroan selesai, lubang penampungan harus segera ditutup dengan tanah.
  • Petugas penyembelih segera membersihkan diri dengan menggunakan air mengalir dan sabun.
3. Perlakuan daging qurban agar tetap sehat
  • Sediakan tempat yang bersih, jauh dari polusi, dan bahan berbahaya
  • Pisahkan daging dan jeroan dalam tempat berbeda
  • Daging sebelum dibagikan sebaiknya digantung
  • Rebus jeroan sebelum dibagikan untuk menekan tumbuhnya mikroorganisme agar daging tetap hygienis
  • Gunakan wadah daging yang bersih atau gunakan plastik transparan/bening, jangan gunakan plastik kresek hitam

LATIHAN KETHOPRAK TEJO BUDAYA

IMG_20150907_210633Pada hari Senin tanggal 7 September 2015 mulai pukul 20.00 WIB bertempat di rumah Bapak Wisnu yang beralamat di Jalan Turi Padukuhan Beteng, Tridadi digelar latihan kelompok Kethoprak Tejo Budaya Kecamatan Sleman. Latihan kethoprak dalam rangka persiapan Festival Kethoprak yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman pada mulai 11 s/d 19 September 2015. Lokasi Festival Kethoprak dibagi menjadi 3 (tiga) tempat, yaitu :

  1. Lapangan Pokoh, Wedhomartani, Ngemplak
  2. Lapangan Kregolan, Margomulyo, Seyegan
  3. Lapangan Denggung, Tridadi, Sleman

IMG_20150907_210513Latihan kelompok Kethoprak Tejo Budaya yang digelar semalam merupakan latihan yang ke-20. Sebelumnya latihan selalu berpindah tempat, baik di Kecamatan Sleman, Balai Desa Pandowoharjo, maupun rumah salah satu personil kelompok.

Jadwal pentas kelompok Kethoprak Tejo Budaya pada hari Sabtu, tanggal 19 September 2015 di lapangan Denggung mulai jam 19.30-20.45 WIB. Kecamatan Sleman memperoleh jadwal terakhir pada festival ini sekaligus puncak acara penentuan juara festival.

IMG_20150907_204409Dalam latihan yang digelar semalam meskipun secara keseluruhan sudah mengalami perbaikan dan kemajuan, namun masih tetap saja harus ada penyesuaian dan perbaikan. Terbukti beberapa kali latihan sempat dihentikan untuk diulang karena belum sesuai dengan naskah maupun dengan nada gamelan. Walaupun begitu para pemain beserta seluruh kru tetap berkomitmen untuk selalu meningkatkan latihan agar dapat memperoleh hasil maksimal.

Hadir dalam kesempatan ini Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Sleman, Ibu Sartini, S.IP yang memberikan dukungan langsung dan motivasi kepada seluruh pemain maupun kru untuk dapat menampilkan pentas sebaik mungkin sehingga dapat memperoleh prestasi maksimal.

Pencetakan KTP Elektronik Per 14 Agustus Terhenti Sementara

garuda

KEMENTRIAN DALAM NEGERI

REPUBLIK INDONESIA

 

 

Jakarta, 28 Agustus 2015
Nomor : 471.13/9064/DUKCAPIL
Sifat : Segera Kepada Yth.
Lampiran : Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota
Hal : Pelayanan Pencetakan KTP-el
di-
 SELURUH INDONESIA

Dalam rangka pelayanan KTP-el di daerah yang meliputi perekaman dan pencetakan KTP-el perlu dilakukan verifiaksi ketunggalan data di Data Center Pusat. Pada saat ini fungsi Data Center mengalami gangguan sejak tanggal 25 Agustus 2015 yang mengakibatkan fungsi pencetakan KTP-el terhenti. Atas dasar kondisi tersebut, perlu kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Bersama ini kami sampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut yang mengakibatkan ketidaklancaran dalam pelayanan pencetakan KTP-el di daerah;
  2. Pelayanan perekaman KTP-el dan penerbitan dokumen kependudukan lainnya tetap dapat dilaksanakan;
  3. Pelayanan pencetakan KTP-el masih perlu menunggu berfungsinya Data Center, yang saat ini sedang dilakukan upaya perbaikan. Apabila fungsi Data Center sudah normal kembali, akan kami informasikan ke daerah pada kesempatan pertama.

Sehubungan dengan hal tersebut, diharapkan pelayanan administrasi kependudukan tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya kecuali pencetakan KTP-el. Untuk menjaga suasana tetap kondusif dalam pelayanan administrasi kependudukan diminta agar Saudara memberikan informasi secara jelas kepada masyarakat.

Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.

DIREKTUR JENDERAL

KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL

 

Ttd

Prof. Dr. ZUDAN ARIF FAKHRULLOH, S.H.,MH.

 

Tembusan :

  1. Bapak menteri Dalam Negeri (sebagai laporan);
  2. Bapak Sekretaris Jenderal Kementrian Dalam Negeri;
  3. Gubernur seluruh Indonesia;
  4. Bupati/Walikota seluruh Indonesia.

 

Sosialisasi Pemilih Pemula

Vektor Logo BAWASLU-Badan Pengawas PemiluPada hari Senin Tanggal 7 September 2015 mulai pukul 08.30 WIB di Kecamatan Sleman diselenggarakan Sosialisasi Pemilih Pemula dalam rangka menghadapi Pemilihan Bupati Sleman dan Wakil Bupati Sleman. Pertemuan diawali dengan sambutan Camat Sleman yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Kecamatan, Bapak Ikhsan Waluyo.

IMG_20150907_075715Pemateri sosialisasi terdiri dari Bapak Ir. Djajadi (Ketua Panwaskab Sleman) dan Bapak Sukarno (Ketua Panwascam Sleman). Peserta sosialisasi terdiri dari siswa-siswi SMA/SMK yang merupakan penduduk Kecamatan Sleman.

Materi berisi tentang partisipasi masyarakat/ pemilih pemula dalam Pemilihan Bupati Sleman dan Wakil Bupati Sleman, yaitu diantaranya :

  • Ikut sosialisasi untuk cegah terjadinya pelanggaran
  • Bangun tradisi berdemokrasi di masyarakat dan keluarga
  • Tidak menjadi pelaku pelanggaran
  • Informasikan/ laporkan jika ditemukan indikasi pelanggaran pemilih
  • Bersedia menjadi saksi

IMG_20150907_085107Generasi muda diajak menjadi pengawas partisipatif dalam kegiatan pemilihan. Hal ini untuk menumbuhkan kesadaran berdemokrasi di kalangan para pemilih pemula. Adapun tujuan pengawasan partisipatif yaitu :

  • Mengembalikan makna Pemilihan (Pemilu). Secara filosofis-politis pemilihan adalah hajatan milik rakyat
  • Mengatasi keterbatasan personel pengawas pemilihan
  • Mencegah dan mengurangi praktek pelanggaran pemilihan
  • Mendorong hasil pemilihan yang lebih berintegritas

Peran relawan dalam proses pemilihan yaitu :IMG_20150907_085129

  • Memantau pelaksanaan pemilu, untuk memastikan pemilu berlangsung sesuai peraturan perundang-undangan
  • Melakukan kajian terhadap persoalan-persoalan kepemiluan dan mencegah terjadinya pelanggaran pemilu, serta mendukung terciptanya ketaatan peserta pemilu dan penyelenggara pemilu terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan
  • Menyampaikan laporan pelanggaran pemilu dan ninformasi dugaan pelanggaran pemilu

Festival Upacara Adat dan Tradisi Budaya

3

Kecamatan Sleman pada hari Sabtu tanggal 5 September 2015 berpartisipasi dalam kegiatan Festival Upacara Adat dan Tradisi Budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman. Dalam kesempatan ini Padukuhan Kalirase mewakili Kecamatan Sleman dalam kegiatan tersebut dengan menampilkan Tradisi Wiwit.

1Sejatinya wiwit bermakna ungkapan doa dan syukur atas limpahan hasil panen yang telah diberikan oleh Tuhan Sang Rabbi Illahi (SRI). Dari kaca mata yang berbeda, dari sisi sosiologis dalam prosesi wiwit terdapat interaksi sosial. Wiwit merupakan simbol hubungan yang harmonis sebagai wujud interaksi sosial antara para petani, serta hubungan keselarasan antara petani pemilik lahan dengan alam yang telah menyediakan dan mencukupi kebutuhan petani padi. Hal yang sama juga bisa dilihat dalam konteks orang Jawa memaknai tradisi wiwit sebagai wujud terimakasih dan wujud syukur kepada bumi sebagai sedulur sikep dan Dewi Sri ( Dewi Padi ) yang telah menumbuhkan padi yang ditanam sebelum panen.

2Dewi Sri ( Sinansari ) sendiri merupakan tokoh dalam kepercayaan umat Hindu / Jawa yang dipercaya memberikan kenikmatan berupa tanaman padi / beras, dikenal dengan Dewi Padi. Maka tak heran jika terdapat varietas padi, merk kemasan beras, nama usaha penggilingan padi maupun usaha dagang toko sembako memberi nama dengan “ SRI” atau “Dewi Sri”. SRI sendiri bisa dimaknai sebagai “Sang Rabbi Illahi”, sehingga niat untuk memanjatkan wujud syukur atas limpahan nikmat panen padi yang sudah di depan mata tetap lurus, hanya untuk Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam festival yang diselengarakan pada 5-6 September 2015 di Halaman Museum Gunung Merapi, Pakem yang lalu kecamatan Sleman tidak memperoleh juara. Juara dalam festival tersebut yaitu :

Juara I                  : Kecamatan Gamping

Juara II                 : Kecamatan Cangkringan

Juara III                : Kecamatan Godean

Juara IV                : Kecamatan Depok

Juara V                 : Kecamatan Ngaglik

AGENDA KESENIAN KECAMATAN SLEMAN

Untitled-1a

No
Waktu Pentas
Nama Kesenian
Lokasi Pentas
Peserta
1
Sabtu, 5 September 2015
Mulai pukul 10.00 WIB
Festival Upacara Adat : Wiwitan
Museum Gunung Merapi, Pakem, Sleman
Padukuhan Kalirase, Trimulyo, Sleman
2
Sabtu, 19 September 2015
Mulai pukul 19.30 WIB
Festival Kethoprak, dengan Judul :
Kidung Panglilih
Lapangan Denggung, Sleman
Kelompok Kethoprak Kecamatan Sleman
3
Jumat, 25 September 2015
Mulai pukul 13.30 WIB
Festival Ogoh-ogoh
Lapangan Denggung s/d Lapangan Pemda
Padukuhan Ngangkrik, Triharjo, Sleman
4
Sabtu, 26 September 2015
Festival Bregada
Lapangan Pemda s/d Lapangan Denggung
1.    Padukuhan Ganjuran, Caturharjo, Sleman
2.    Padukuhan Toino, Pandowoharjo, Sleman