BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (BSPS)

KRITERIA DAN SYARAT PENERIMA BANTUAN :
  1. Warga Negara Indonesia yang sudah berkeluarga
  2. Memiliki atau menguasai tanah (dikuasai secara legal tidak dalam status sengketa, sesuai tata ruang)
  3. Belum memiliki rumah, atau memiliki rumahdan menempati rumah satu-satunya dengan kondisi rumah tidak layak huni
  4. Belum pernah memperoleh BSPS dari pemerintah pusat
  5. Berpenghasilan paling banyak senilai upah minimum provinsi setempat
  6. Diutamakan yang telah memiliki keswadayaan dan berencana membangun atau meningkatkan kualitas rumahnya
JENIS KEGIATAN BSPS :
NO
JENIS KEGIATAN
KLASIFIKASI
KRITERIA/SYARAT
1
Pembangunan Baru (PB)
Pembangunan baru pengganti RTLH
Rumah rusak total/ seluruh komponen bangunan baik struktural dan non struktural rusak
Pembangunan rumah baru
Belum ada rumah
Dibangun di atas kavling tanah matang
2
Peningkatan Kualitas (PK)
Ringan
a.  Rumah rusak ringan
b. Rumah tidak memenuhi persyaratan kesehatan
Sedang
Rumah rusak sedang
Berat
Rumah rusak berat
PEMANFAATAN BSPS BERUPA UANG
A. KETENTUAN PENARIKAN DANA BSPS
  1. Dana BSPS ditarik dalam 2 (dua) tahap masing-masing 50%
  2. Penarikan dana dilakukan bersamaan dengan pembelian bahan bangunan dengan cara transfer
  3. Penarikan dana BSPS tahap I paling lambat 15 hari kalender sejak diterimanya buku tabungan
  4. Penarikan dana BSPS tahap II paling lambat 60 hari kalender sejak diterimanya buku tabungan dan sudah menyelesaiakan pembangunan dengan progress paling sedikit 30% BSPS tahap I sebesar 100% dan sudah mulai membangun
B. SYARAT PENARIKAN DANA BSPS
Syarat penarikan dana BSPS tahap I maupun tahap II, penerima bantuan memperlihatkan ke petugas Bank/Pos penyalur :
  1. DRPB2 yang disahkan oleh tim teknis
  2. Bukti penerimaan bahan bangunan
  3. KTP Asli penerima bantuan
Apabila penerima bantuan berhalangan melakukan penarikan dana, maka dapat dilakukan oleh suami/istri atau ahli waris yang menempati rumah dengan tambahan syarat :
Apabila sakit/ tidak ada ditempat :
  1. Surat kuasa asli
  2. KTP asli
  3. Kartu Keluarga penerima bantuan
Apabila penerima bantuan meninggal dunia :
  1. Surat keterangan kematian dari pejabat yang berwenang
  2. Surat Keterangan ahli waris
PEMANFAATAN BSPS BERUPA BAHAN BANGUNAN
  1. Pengadaan bahan-bahan
  2. Penyaluran bahan ke lokasi penerima BSPS
  3. Pemeriksaan dan penerimaan bahan oleh penerima bantuan
  4. Pembangunan oleh penerima BSPS
  5. Pelaporan
PERAN PENERIMA BSPS
  1. Mengikuti sosialisasi, penyuluhan, dan pembekalan dalam pelaksanaan BSPS
  2. Membentuk kelompok penerima bantuan, anggota KPB paling banyak 20 orang termasuk ketua dan sekretaris
  3. Menyusun dan mengajukan proposal
  4. Memanfaatkan bantuan sesuai dengan rencana yang disepakati
  5. Bertanggungjawab terhadap pemanfaatan bantuan
PERAN TOKO / PENYEDIA BAHAN BANGUNAN (BSPS BENTUK UANG)
  1. Menyediakan dan mengirim bahan bangunan sesuai kontrak
  2. Mengadministrasikan dan menyampaikan dokumen pembelian dan pengiriman bahan bangunan kepada penerima BSPS
  3. Menyetorkan pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
PERAN PENYEDIA BARANG (BSPS BENTUK BARANG)
  1. Menyediakan dan menyalurkan / mengirimkan bahan bangunan sesuai kontrak dengan PPK
  2. Menyusun laporan penyaluran barang
PERAN BANK / POS PENYALUR
  1. Membuat rekening dan menyalurkan bantuan dalam bentuk uang kepada penerima BSPS sesuai SK PPK
  2. Melayani penerimaan BSPS dalam pemanfaatan bantuan
  3. Menyusun laporan penyaluran BSPS berbentuk uang
SANKSI UNTUK PENERIMA BSPS
  1. Pembatalan BSPS
  2. Penarikan kembali BSPS
  3. Pengembalian BSPS
Sumber :
Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan
Direktorat Rumah Swadaya