Evaluasi KLA

Detik4

Hari senin kemarin (21/11) Kecamatan Sleman mendapat jadwal evaluasi Kecamatan Layak Anak dari badan KBPMPP. Verifikator KLA yang berkesempatan hadir dalam pertemuan ini yaitu : Bapak Dimas Ariyanto (LPA DIY), Ibu Ifa Aryani (LSPPA DIY), dan Ibu Sri Budiyantiningsih (BKBPMPP).

Para verifikator ditanggapi langsung oleh anggota Gugus Tugas Layak Anak yang terdiri dari Camat Sleman, Sekcam Sleman, Kasi Kesmas, Kabag. Kesra 5 Desa, Kepala SMAN 1 Sleman, perwakilan UPT Yandik Sleman, perwakilan Puskesmas Sleman, TKSK Sleman.

Pertemuan diawali dengan pemaparan tentang komitmen Kecamatan Sleman dalam mewujudkan KLA di Kecamatan Sleman oleh Camat Sleman. Kemudian dilanjutkan pemaparan oleh Kabag Kesra Desa Caturharjo, Drs. Banawa. Desa Caturharjo diajukan sebagai sampel Desa Layak Anak sebagai pendukung KLA.

Hal-hal yang dipaparkan oleh Bapak Banawa terkait Program Pemdes dalam mewujudkan KLA yaitu :

  • Bidang Kegiatan untuk lembaga Pendidikan. Total Anggaran Rp 64.860.000,00
  • Bidang Kegiatan untuk lembaga Pendidikan. Total Anggaran Rp 64.860.000,00
  • Bagian Kegiatan untuk lembaga Sosial. Total Anggaran Rp 28.360.000
  • Bidang Kegiatan untuk lembaga Budaya. Total Anggaran Rp 36.367.500
  • Bidang Kegiatan untuk lembaga Kesehatan Desa. Total Anggaran Rp 40.830.000
  • Bidang Kegiatan Pembinaan Karang Taruna Desa. Total Anggaran Rp 4.682.500
  • Kegiatan Pembinaan Karang Taruna Dusun. Total Anggaran Rp 8.132.500
  • Bagian Kegiatan Pembinaan Penyuluhan Narkoba. Total Anggaran Rp 5.615.000,00
  • Bagian Kegiatan PORDES 5 Cabang Olahraga. Total Anggaran Rp 35.345.000,00

Dilanjutkan dengan pemaparan tentang permasalahan anak di desa Caturharjo, yaitu kenakalan remaja khususnya penyalahgunaan Narkoba dan mabuk-mabukan, untuk itu Pemdes Caturharjo berupaya menangani hal tersebut dengan membentuk Kelompok GAMAN (Gerakan anti mabuk dan narkoba).

Selanjutnya pemaparan disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Sleman Ibu Dra. Hermintarsih berkaitan dengan upaya SMAN 1 Sleman dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak. Dijelaskan bahwa pada tahun pelajaran 2016/2017,  SMA Negeri 1 Sleman ditunjuk sebagai sekolah rujukan. Sosialisasi sekolah rujukan telah dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2016 oleh  Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kebupaten Sleman,  Araif Haryono, S.H. dan Kepala SMA Negeri 1 Sleman, Dra. Hermintarsih. Adapun program yang dicanangkan SMA Negeri 1 Sleman berkaitan dengan sekolah rujukan ini adalah pengembangan profil  SMA Negeri 1 Sleman,  sosialisasi SMA rujukan, analisis silabus dan pengembangan RPP, pengembangan penilaian berbasis TIK, work shop pengembangan soal hots, penumbuhan budi pekerti, pengembangan muatan lokal, pengembangan kewirausahaan, pengembangan literasi sekolah, pengembangan sekolah aman dan ramah sosial, pembinaan prestasi olimpiade sains, dan KIR. Unggulan-unggulan lain dari SMAN 1 Sleman antara lain asuransi siswa, sekolah inklusi, peraturan sekolah yang dibuat dengan melibatkan siswa, dll juga dipaparkan dihadapan para verifikator.

Setelah beberapa pemaparan, kemudian tim verifikator meminta keterangan lebih lanjut terkait program-program yang telah dilaksanakan. Hal tersebut untuk memperkuat argumentasi dari Kecamatan Sleman terkait upaya mewujudkan KLA.

Harapannya dari evaluasi tersebut dapat diketahui progrees yang telah ditempuh Kecamatan Sleman dan kekurangan-kekurangan yang harus dipenuhi agar dapat menjadi KLA yang sesungguhnya.