Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dibatalkan

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dibatalkan, Sri Mulyani: Realita yang Harus Kita Lihat

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka suara terkait dibatalkannya kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan oleh Mahkamah Agung (MA).

Hal tersebut setelah MA mengabulkan gugatan judicial review (uji materi) terkait kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Menurut Sri Mulyani, pihaknya akan melakukan review terkait iuran BPJS Kesehatan ini. Mengingat, keputusan MA ini merupakan realita yang harus diterima.

“Jadi kalau sekarang dengan hal ini, adalah suatu realita yang harus kita lihat. Kita nanti kita review lah,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/3/2020). (MZ090520)

REVISI CUTI BERSAMA TAHUN 2020

Revisi Cuti Bersama 2020 dan Daftar Hari Libur Tahun Ini Sesuai SKB

Revisi Cuti Bersama 2020 dan Daftar Hari Libur Tahun Ini Sesuai SKB Rapat Pembahassan Penambahan libur tahun 2020 oleh para menteri, Senin (9/3/2020). SKB tiga menteri tentang Hari Libur dan Cuti Bersama 2020 direvisi oleh pemerintah. Dengan revisi itu, jumlah hari libur pada tahun 2020 bertambah.

Pemerintah merevisi ketentuan mengenai cuti bersama dan hari libur pada tahun 2020. Revisi itu menambah jumlah hari libur pada tahun 2020 dari 20 hari menjadi 24 hari. Menko PMK Muhadjir Effendy menyatakan revisi terhadap ketentuan mengenai cuti bersama 2020 dan hari libur tahun ini tersebut sudah ditetapkan bersama oleh tiga menteri. Oleh karena itu, pemerintah merevisi Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) tentang Hari Libur dan Cuti Bersama tahun 2020. “Rapat telah merumuskan untuk menambah hari libur tahun 2020, yang semula telah ditetapkan 20 hari, menjadi 24 hari. Yang tadi sudah ditetapkan bersama oleh Menag, Menaker, dan Menpan RB,” kata Muhadjir, Senin (9/3/2020), usai rapat koordinasi di kantor Kemenko PMK, Jakarta. “Ini merupakan keputusan rapat bersama dan juga ditandatangani secara bersama oleh Menteri terkait,” tambah dia. Muhadjir menjelaskan revisi terhadap ketentuan mengenai hari libur dan cuti bersama tahun 2020 tersebut sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan diharapkan berdampak positif ke perekonomian nasional.

Dengan adanya revisi tersebut, pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri PAN-RB Nomor, 174, 01, 01 Tahun 2020. Peraturan baru tersebut menggantikan Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 728, 213, dan 01 Tahun 2019. Seperti dilansir laman Kemenag, revisi itu menambahkan 4 hari libur pada 2020 sebagai berikut:

1. Tanggal 28 dan 29 Mei sebagai Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 2020

2. Tanggal 21 Agustus sebagai Cuti Bersama Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah

3. Tanggal 30 Oktober sebagai Cuti Bersama Maulid Nabi Saw

Sementara daftar Hari Libur Nasional 2020 berdasarkan SKB yang baru adalah:

Tanggal 1 Januari 2020: Tahun Baru 2020 Masehi

Tanggal 25 Januari 2020: Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili

Tanggal 22 Maret 2020: Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw

Tanggal 25 Maret 2020: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1942

Tanggal 10 April 2020: Wafat Isa Al Masih

Tanggal 1 Mei 2020: Hari Buruh Internasional

Tanggal 7 Mei 2020: Hari Raya Waisak 2564

Tanggal 21 Mei 2020: Kenaikan Isa Al Masih

Tanggal 24-25 Mei 2020: Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah

Tanggal 1 Juni 2020: Hari Lahir Pancasila

Tanggal 31 Juli 2020: Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah

Tanggal 17 Agustus 2020: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Tanggal 20 Agustus 2020: Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah

Tanggal 29 Oktober 2020: Maulid Nabi Muhammad Saw

Tanggal 25 Desember 2020: Hari Raya Natal

Sedangkan Daftar Cuti Bersama Tahun 2020 sesuai SKB yang baru adalah:

Tanggal 22, 26, 27, 28 dan 29 Mei 2020: Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah

Tanggal 21 Agustus 2020: Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah

Tanggal 30 Oktober 2020: Maulid Nabi Muhammad Saw

Tanggal 24 Desember 2020: Hari Raya Natal

(MZ090320)

Laporan Kejadian Hujan Angin di Wilayah DIY 9 Maret 2020

Sitrep (Situation Report) Laporan Situasi Kejadian Hujan Disertai Angin di Wilayah DIY
Senin, 09 Maret 2020
Per jam 21.00 WIB

Kronologi
Peringatan Dini Cuaca DIY Tanggal 09 Maret 2020 Pukul 14.15 WIB. Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang – lebat yang dapat disertai petir /kilat dan angin kencang pada pukul 14.45 WIB di wilayah Kulon Progo (Wates , Panjatan, Galur, Lendah), Bantul (Srandaan, Bambanglipuro, Pandak). Dan dapat meluas ke wilayah Kulon Progo lainnya (Pengasih, Sentolo, Nanggulan, Kalibawang), Sleman (Minggir, Seyegan , Gamping, Tempel, Sleman, Mlati, Ngaglik, Ngemplak, Cangkringan, Kalasan, Depok, Berbah, Prambanan) , Kota Yogyakarta, Bantul (Sedayu, Kasian, Sewon, Pajangan, Bantul, Banguntapan, Piyungan, Pleret, Jetis, Imogiri, Dlingo, Pundong, Kretek), Gunungkidul (Purwosari, Panggang, Saptosari, Paliyan, Tanjungsari, Tepus, Rongkop, Wonosari, Playen, Semanu, Karangmojo, Ponjong). Kondisi ini diprakirakan akan berlangsung hingga pukul 16.45 WIB. (Prakirawan – BMKG DIY)
Hujan yang melanda wilayah DIY dari (sekitar) jam 09.00 WIB hingga malam hari ini, berdampak di beberapa titik. Meliputi Kabupaten Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta dan Gunungkidul.

1. Kabupaten Sleman: melanda kecamatan Mlati, Moyudan, Prambanan, Gamping, dan Depok
Dampak: Pohon tumbang (9 titik), jaringan listrik (4 titik), rumah rusak (2 titik), menutup Akses Jalan (3 titik), Kandang ternak (1 titik),

2. Kabupaten Bantul : Melanda Kecamatan Dlingo, Imogiri, Bambanglipuro, Bantul, Sanden, Kasihan, Jetis, Pandak, dan Pleret
Dampak : Pohon tumbang (29 titik), rumah rusak (3 titik), tanah longsor (3 titik), menutup akses jalan (4 titik), Jembatan (1 Titik), Korban luka (1 orang)

3. Kabupaten Gunungkidul: Melanda Kecamatan Playen, karangmojo, Nglipar, Purwosari, Girisubo, Tanjungsari, Gedangsari, Palian dan Patuk
Dampak: Pohon Tumbang (18 titik), Tanah Longsor (1 Titik), Rumah Rusak (7 titik), Kandang ternak (1 titik), jaringan listrik (6 titik), menutup akses jalan (8 titik)

4. Kota Yogyakarta: Melanda Kecamatan Mergangsan, Gondomanan dan Umbulharjo
Dampak: Pohon Tumbang (4 titik), menutup akses jalan (3 titik), Kendaraan rusak (1 Unit), Jaringan listrik (2 titik), bangunan lain (2 titik), Tempat usaha (2 Titik)

5. Kulon Progo : Melanda Kecamatan Nanggulan
Dampak: Pohon Tumbang (10 Titik), Rumah Rusak (6 Titik), Jaringan Listrik (1 Titik), Akses Jalan (3 titik)

Penanganan: Assesment oleh petugas dan relawan, pemotongan pohon, pembersihan akses dan jaringan.

Unsur yang terlibat: BPBD, Dinsos, Polri, TNI, PMI, Roggolawe, Relindo, Komrel PB GK, Save Rescue, JKM, Muspika, DLH, FPRB, URC, Kokam, Banser, Relawan Prambanan, Senkom, MTA, Code X, PSC 119, Rapi, Pemdes, PLN, FPRB, Satlinmas, SAR Sultan Agung, Komuntas Relawan dan Warga Masyarakat

Sumber Informasi: BPBD, Instansi terkait, Komunitas Relawan dan Masyarakat

Demikian laporan sementara (Laporan Situasi) kejadian di wilayah DIY.

Pusdalops PB DIY
Phone (0274)555585
Fax (0274)555326
WA (0274)555584
Freq 170.300MHz -5000.0 tone 88.5Hz
Email pusdalopsdiy@gmail.com
Twitter @pusdalops_diy
Fans Page pusdalopsbpbddiy

TRC BPBD DIY
CALL CENTER
📞 085103630700
WA 085103630700
Twitter @TRCBPBDDIY

#salamtangguh
#salamsiaga
#siapuntukselamat

INFO PRAKIRAAN CUACA DIY

INFO PRAKIRAAN CUACA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
HARI INI, SENIN 09 MARET 2020
Berlaku 24 Jam, Mulai Pukul 07.00 WIB

-Kondisi cuaca :
Pagi hari : Potensi hujan intensitas sangat ringan – ringan di Sleman, Kota, Gunungkidul Barat. Potensi hujan sedang di Kulon Progo dan Bantul

Siang – Sore Hari : Potensi hujan ringan-sedang terjadi di wilayah Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta, Gunungkidul Barat-Utara dan Kulon Progo Utara.

Malam hari : Potensi hujan sangat ringan-ringan di Bantul Selatan, Kulon Progo Selatan dan Gunungkidul Selatan.

Dini hari : Berawan.

-Suhu udara : 23 – 31 °C

-Kelembapan udara : 66 – 96 %

-Angin : dari Barat Daya – Barat / 06 – 28 km/jam

-Prakiraan Gelombang Laut : Prakiraan tinggi gelombang di Perairan Yogyakarta berkisar antara 2.5 – 4.0 meter ( kategori tinggi ).

Peringatan Dini : Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Sleman, Kulon Progo, Kota Yogyakarta, Bantul dan Gunung Kidul serta waspada peningkatan tinggi gelombang di Perairan Yogyakarta.

Prakirawan BMKG DIY_Staklim Sleman
Diperbarui: 09 Maret 2020, 06.00 WIB
http://www.bmkg.go.id
update citra radar DIY dapat dilihat di sini.update citra radar DIY 9 Maret2020