SYAWALAN VIRTUAL IDUL FITRI 1442 H BERSAMA GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR DI YOGYAKARTA

 

Acara syawalan digelar sebagai ajang silaturahmi antara Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wagub DIY KGPAA Paku Alam X dengan masyarakat.

Gubernur DIY beserta Ibu, dan Wagub DIY beserta Ibu, akan berdilaturahmi secara virtual dari Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta bersama jajaran Kepala Forkopimda DIY. Sedangkan Kepala OPD serta bupati/walikota, tetap daring dari kantor masing-masing. Acara sendiri berlangsung pada Senin, 31 Mei 2021 dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Disiarkan langsung melalui kanal Youtube Humas Jogja.

Kapanewon Sleman diikuti oleh Panewu Sleman Bapak Mustadi, S.Sos,. M.M. dan 5 Lurah Se Kapanewon Sleman yaitu Lurah Kalurahan Caturharjo, Lurah Pandowoharjo, Lurah Triharjo, Lurah Trimulyo dan Lurah Tridadi

Selengkapnya ikuti di link : https://www.youtube.com/watch?v=yRZn3DkMJ3E

OPERASI NON YUSTISI KAPANEWON SLEMAN

OPERASI NON YUSTISI KAPANEWON SLEMAN

Dalam rangka mengantisipasi perkembangan covid-19 dan tertib penggunaan masker, kapanewon melaksanakan operasi non Yustisi pada hari Selasa 29 September yang bertempat di pertigaan depan Klinik Widuri. Operasi digelar bersama yang dihadiri oleh Panewu Sleman, Kapolsek beserta jajaran, TNI, Kepala Jawatan Keamanan dan Staf, Kepala Jawatan Pemerintahan, Linmas Desa, dan relawan yang dilaksanakan pukul 08.00 sampai pukul 09.30 WIB. Dalam kegiatan ini terjaring 31 pelanggar, yang dengan kesadaran sendiri mereka meminta sanksi kepada petugas. Semoga kegiatan ini dapat mengedukasi  masyarakat akan pentingnya penggunakan masker dan protokol kesehatan di masyarakat.

 

Tawuran di Jogokerten Trimulyo

Tawuran di Jogokerten Trimulyo

Kejadian di wilayah kerja kapanewon sleman,sejumlah remaja tawuran dgn pengaruh minuman keras di jogokerten trimulyo sleman,datang satgas desa,kasi pem desa trimulyo, dukuh jogokerten, polri dan jawatan keamanan kapanewon sleman, di lokasi kejadian dan kita bawa ke polsek utk pendataan 10 org dan penjemputan 2 org,
Tepat jam 02.02 Wib setelah kordinasi dgn kepolisian,kita beri arahan dan peringatan, kemudian kembalikan ke titik kejadian dan kita pulangkan

13 Orang Terjaring Razia Masker Didepan Balai Desa Caturharjo

13 Orang Terjaring Razia Masker Didepan Balai Desa Caturharjo

SEBANYAK 13 orang terjaring operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19 yang digelar aparat gabungan TNI, Polri, Satpol PP serta relawan didepan balai Desa Caturharjo, Kecamatan Sleman, Yogyakarta Senin pagi 28 September 2020.

Mereka yang terjaring razia lantaran tidak mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan makser langsung didata serta diberikan sanksi menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Hasil giat operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19 didepan balai Desa Caturharjo sebanyak 13 orang terkena razia karena mereka tidak menggunakan masker. Mereka yang terkena razia kita data dan berikan sanksi berupa menyanyikan lagu kebangsaan,” kata Camat Sleman Mustadi kepada Inilah Jogja.

Ia menambahkan, setiap hari pihaknya terus melakukan operasi yustisi guna menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Sleman. Saat disingung lebih jauh daerah mana lagi yang akan dijadikan sasaran operasi yustisi Mustadi eggan menjabarkan lebih detail.

“Kita tetap menghimbau agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan,” pungkas Mustadi.

RAPID TEST UNTUK PEDAGANG PASAR DAN PARA RELAWAN

RAPID TEST UNTUK PEDAGANG PASAR DAN PARA RELAWAN

Dalam rangka menindak lanjuti, kecemasan di masyarakat terkait penularan virus corona, Muspika Kecamatan sleman melaksanakan Rapid Test yang dilaksanakan oleh Puskesmas Sleman. Peserta adalah para pedagang pasar induk Sleman dan para relawan yang telah ikut serta membantu penanganan Covid-19 di Kecamatan Sleman, yang dilaksanakan  dua tahap. Tahap pertama  9 Juni 2020 dan dilanjutkan mengikuti tahap ke dua tanggal 11 Juni 2020.

Dalam kegiatan tersebut, pelaksanaannya dipantau langsung oleh Muspika Sleman dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Sleman. Disamping hal tersebut, sebelumya Gugus Tugas kecamatan sleman beserta Muspika dan lintas sektor juga telah berulangkali melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan dalam rangka penanganan Covid-19 di Kecamatan sleman, berupa sosialisasi kepada warga masyarakat dan pedagang pasar, monitoring di gugus tugas desa dan padukuhan, serta bantuan sembako dan penyemprotan di fasilitas umum di seluruh wilayah Kecamatan Sleman. (MZ12062020)

 

 

 

RAPAT KOORDINASI TOKOH AGAMA DAN MASYARKAT KECAMATAN SLEMAN

RAPAT KOORDINASI TOKOH AGAMA DAN MASYARKAT KECAMATAN SLEMAN

Kecamatan Sleman menyelenggarakan Rapat koordinasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat , yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan sleman, yang menghadirkan perwakilan dari MUI, DMI, NU, Muhammadiyah, MTA, LDII, FKUB, Penyuluh Agama dengan nara sumber dari KUA, Puskesmas dan Polsek. Tujuan rapat, adalaha untuk membuat kesepahaman dari tokoh-tokoh yang hadir dalam penanganan antisipasi semakin meluasnya Covid-19 di Kecamatan Sleman.

Dari Kecamatan Sleman dimakili oleh Sekcam, yang menyampaikan bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari Rakor Gugus Penanganan Covid-19, yang telah dilaksanakan pada hari Kamis,2 April 2020. Mengingan penyebaran Covid-19 di Indonesia begitu cepat dan sudah merupakan pandemi, dimohonkan semua fihak bisa ikut berperan serta dalam penanganan covid, disesuaikan dengan bidangnya.

Lebih lanjut, sekcam Sleman menyampaikan bahwa, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dari semua jenjang telah terbentuk, dan banyak yang telah di lakukan. Harapannya dari pertemuan ini, akan ini akan terjadi satu kesepaham. karena kalau kesepakatan, tidak bisa, masing-masing punya pendapat/dasar/dalil yang berbeda dalam mensikapi suatu permasalahan.

Dr. Eliza Kepala Puskesmas Sleman menyampaikan , bahwa yang trerkena virus dapat dikelompokkan menjadi empat, yaitu ODP, PDP, Positif, dan OTG. data terbaru, seluruh Indonesia yang positif sudah 2491 orang, meninggal 209 (8,4%), sembuh 192 (7,7%) dan dalam perawatan 290 orang.

di DIY, positif 37 orang, yang 17 orangberada di sleman, 5 meninggal, 6 sembuh, 26 positif dalam perawatan, dan 99 dirawat tetati masih menunggu hasil lab. Upaya yang bisa dilakukan, adalah bagaimana agar virus tersebut tidak menular ke orang lain

Dari KUA, dalam upaya memutus rantai korona tersebut, mulai tanggal 1-21 April 2020, tidak menerima pendaftaran ahad nikah, dan pelaksanaan ahad nikah semua pindah ke kantor serta dibatasi yang hadir hanya 10 orang.

Jum’atan dan ibadah digereja sementara tidak dilaksanakan, peribadatan dilakukan di rumah masing-masing. Untuk pengajian, dengan perkembangan sekarang ini, dapat dilakukan melalui hp, baik berupa rekaman vidio maupun ceramah tertulis, sehingga masyarakat tidak perlu tatap muka langsung. (MZ070420)

RAPAT KOORDINASI GUGUS TUGAS KECAMATAN SLEMAN

RAPAT KOORDINASI GUGUS TUGAS KECAMATAN SLEMAN

Dengan adanya wabah yang diakibatkan oleh Virus Corona Disease 19-(Covid-19), Kecamatan Sleman segera merapatkan barisan, dengan Forkompimcam dan lintas sektor , membentuk Tim Gugus Tugas Covid-19 pada tanggal 26 Maret 2010, yang diawali dengan rapat koordinasi tanggal 25 Maret 2020. Untuk SK Gugus Tugas Kecamatan Sleman, dapat diunduh di siniCORONA COVID-19.

Hari ini, Kamis, 2 April, Tim Gugus tugas melaksanakan rapat Koordinasi di Pendopo Kecamatan Sleman, yang secara kebetulan dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman  ibu Dra Hj. Sri Muslimatun, M.Kes., yang kebetulan sedang mensuport PMI yang tugas di Kecamatan Sleman.  Berkaitan dengan adanya Covid -19, semua orang terfokus disana, sehingga lupa bahwa ada permasalahan lain yang mestinya mendapatkan perhatian juga. Ketersediaan darah di Sleman menurun drastis, sampai 50% lebih yang tidak lagi mendonorkan darahnya di PMI, sehingga perlu upaya jemput bola ke instansi, rumah sakit, desa dan yang lainnya.

Lebih lanjut, wakil Bupati sleman, menyampaikan bahwa saat ini, di masyarakat kita masih banyak yang menolak, bila keluarga yang dari jauh datang ke suatu wilayah, sehingga oleh pemerintah tempat penampungan sementara di Youth Center, sedang yang pasca penderita Corona dijadikan sati di asrama haji Sleman. Seluruh biaya untuk yang terpapar dan tidak terpapar. ODP, OTG dibiayai denga APBD, sedang yang positif dengan biaya APBN, semuanya gratis. Sedang kan Sleman, menyiapkan 10 rumah sakit rujukan.

Sedangkan Camat Sleman, menyampaikan  ketugasan Tim Gugus Kecamatan yang utama adalah mendorong dan mendampingi desa dalam setiap tahapan penanganan covid-19 yang baik, sehingga antisipasi kewaspadaan akan muncul dengan sendirinya, yaitu dengan memperhatikan : 1. Menindak lanjutu Keputusan dan Edaran, baik dari Bupati maupun Gubernur. 2. SOP Protokol Kesehatan.

Tindak lanjut Gugus Tugas akan melaksanakan penyemprotan, sesuai jadwal yang ditetapkan.  (MZ02042020)

 

RAPAT KOORDINASI PIMPINAN KECAMATAN SLEMAN

RAPAT KOORDINASI PIMPINAN KECAMATAN SLEMAN

Kecamatan Sleman, melaksanakan Rakorpim di Pendopo Kecamatan Sleman, pada tanggal 17 Maret 2020, yang dihadiri oleh  anggota Forkompimcam , instansi di wilayah Kecamatan Sleman, Kepala sekolah dan Desa se Wilayah Kecamatan Sleman.

Sebelum pelaksanaan Rakorpim, secara rutin dilaksanatan Posbindu

Dalam sambutannya, Camat Sleman  menyampaikan bahwa dengan adanya pandemi Korona Covid 19  ini, kegiatan yang bersifat mengumpulkan masa banyak untuk sementara ditangguhkan pelaksanannya, sedangkan yang bersifat koordinatif dapat dilaksanakan dengan beberapa persyaratan, yaitu tidak melakukan jabat tangan, diatur/ menjaga jarak aman, menyediakan hand sanitizer, dan menyediakan minuman hangat dari rebusan  curcuma seperti   minuman jahe dan sere yang disajikan saat ini.

Lomba EPDESKEL, Kecamatan Sleman telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu diwakili oleh Desa Pandowoharjo, yang disambut dan dilaksanakan  sangat antusias oleh seluruh warga Pandowoharjo.

Intensifikasi Kecamata Sleman, tahun 2019, ada 4 padukuhan yang lunas, untuk tahun 2020 sampai saat ini sudah ada 5 padukuhan yang lunas, yaitu Pandowoharjo (4 padukuhan) dan  Caturharjo (1 padukuhan), sehingga sangat diharapkan padukuhan yang tahun kemarin lunas segera menyusul.

Dalam rangka untuk meningkatkan tertib administrasi, telah dilaksanakan Pelatihan Sidex Desaku. Sedangkan untuk pelaksanaan Pilkades secara E-votting akan dilaksanakan pada tanggal 29 Maret 2020, dengan agenda sebagai berikut :

1. Deklarasi damai Calon Kepala Desa, tanggal 18 Maret 2020;

2. Kampanye dialogis dilaksanakan pada tanggal 23 sd 25 Maret 2020;

3. Hari Tenang , tanggal 26 sd 28 Maret 2020;

4. Gladi bersih di PPS dan tim teknis, tanggal 28 Maret 2020;

5. Pelaksanaan Pilkadesm, tanggal 29 Maret 2020;

Untuk persiapan Pilkada 2020, PPK sudah terbentuk dan untuk sekretariat masih menunggu SK Bupati sleman, sedangkan PPS saat ini baru pada tahap ujian.

Di Pelayanan umum, etak KTP dan KK sudah lancar, termasuk KTP baru. Sedang untuk mengganti KTP lama, 2 hari sudah selesai. Kebijakan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) tahun 2020 tidak dipungut biaya sampai dengan bangunan maksimal tahun 2015 dan luas bangunan maksimal 400 m2.

Pada kegiatan Rakorpim saat ini, disampaikan juga materi terkait Korona Covid -19 yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Sleman dr Eliza Sinaga. Gejala klinis Covid-19 adalah, demam (suhu lebih dari 38 derajad), batuk, sulit bernafas, sesak memberat, fatigue, Mialgia, gejala gastrointestinal (diare).

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi covid-19. Cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah dengan menghindari virus penyebab. Pencegahan penularan dalam kehidupan sehari-hari  adalah sbb :

1. Cuci tangan dengan sabun dan air selama 29 detik, Gunakan hand sanitizer berbasis alkohol dengan kandungan 60%, jika air dan sabun tidak tersedia

2. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang belum dicuci. Hindari kontak dengan orang yang sakit.

3. Gunakan masker saat sakit, tetap di rumah, jangan banyak aktifitas di luar rumah.

4. Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin dengan  tisue.

5. Bersihkan secara rutin benda yang sering di sentuh.

Di akhir materi, dr Eliza memberikan contoh cara mencuci tangan yang benar. (MZ  220320)

Pemerintah Kecamatan Sleman Siap Gelar Pilkades secara e-Votting

Pemerintah Kecamatan Sleman Siap Gelar Pilkades secara e-Votting

KBRN, Sleman : Sebanyak 9  Calon Kepala Desa di Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman siap mengikuti pemilihan Kepala Desa di tiga desa di wilayah setempat.

Camat Sleman Mustadi mengatakan di Kecamatan Sleman ada tiga desa yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa kades yakni Desa Caturharjo ada 4 calon, Triharjo 2 calon dan desa Pandowoharjo ada 3 calon, dengan jumlah pemilih di 3 desa tersebut sebanyak 33 ribu 315 orang dengan jumlah TPS sebanyak 113.

“Terkait persiapan Pilkades di Kecamatan Sleman sudah mencapai 90 persen, yang belum hanya kampanye akan dilaksanakan pada 23, 24 dan 25 Maret, berikutnya hari tenang dan pada 29 Maret pelaksanaan pilkades dengan cara e-votting elektronik,” jelas Mustadi, Sabtu (21/3/2020).

Ia menghimbau kepada masyarakat di tiga desa yang melaksanakan pilkades agar datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.

“Jangan sampai golput, dengan harapan pesta demokrasi di Kecamatan Sleman bisa berjalan dengan aman, lancar, kondusif karena kita warga pedesaan mempunyai ciri khas yakni kekeluargaan , persaudaraannya juga kuat. Perbedaan itu hal yang biasa tetapi tetap mengedepankan kekeluargaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Camat Sleman Mustadi mengatakan dalam pilkades tersebut menerjunkan sekitar 226 anggota Linmas untuk membantu POLRI, TNI, Pemerintah yang akan ditugaskan untuk pengamanan di sejumlah TPS yang ada di tiga desa. (yon/yy