REKAPITULASI KEGIATAN TP PKK KECAMATAN SLEMAN TAHUN 2016

No Hari Tanggal Uraian Kegiatan
1 Rabu 20-1-2016 Mengadakan rapat TP PKK Kecamatan dan TP PKK Desa yang membahas program tahun 2016 dan evaluasi UP2KPKK
2 Kamis 25-1-2016 Pembinaan plasma nutfah di Kadisobo II, Trimulyo
3 Selasa 26-1-2016 Pembinaan administrasi TP PKK Desa di Trimulyo
4 Rabu 26-1-2016 Pembinaan administrasi kelompok PKK dusun di Kadisobo II
5 Jumat 24-1-2016 Mengikuti pengajian di Rumah Dinas Bupati Sleman
6 Jumat 24-1-2016 Pembinaan BKR di Murangan VIII
7 Senin 1-2-2016 Menghadiri Musrenbang Kecamatan Sleman di pendopo Kecamatan Sleman
8 Rabu 3-2-2016 Menghadiri sosialisasi Program Kesehatan di Pendopo Kecamatan Sleman
9 Kamis 11-2-2016 Menghadiri penyuluhan kader dan outbond di rumah makan muara kapuas
10 Selasa 16-2-2016 Menghadiri Rakor Tim Pokjanal DBD di Muara Kapuas
11 Senin-Selasa 22&23-2-2016 Mengikuti pelatihan KLA dalam rangka mewujudkan Kabupaten Sleman Layak Anak di Hotel Prima
12 Senin 22-2-2016 Menghadiri sosialisasi sadar HIV AIDS di Balai Desa Triharjo
13 Selasa 23-2-2016 Pembinaan Hatinya PKK di Kalirase, Trimulyo
14 Rabu 24-2-2016 Pembinaan rumah sehat di Kadisobo II, Trimulyo
15 Kamis 25-2-2016 Menghadiri gelar Poksus atau gelar Potensi UP2K di gedung BPD DIY
16 Jumat 26-2-2016 Menghadiri Forum PIKR Kecamatan Sleman
17 Jumat 4-3-2016 Pemantauan Jentik dan PSN ke instansi perkantoran Kab. Sleman
18 Senin 14-3-2016 Menghadiri sosialisasi gerakan peduli ASI di Kecamatan Sleman
19 Selasa 15-3-2016 Menanggapi Tim Evaluasi Motivator KB Pria Tk. DIY di Balai Desa Trimulyo
20 Rabu 16-3-2016 Menghadiri pembinaan PKK, persiapan Lomba Hari Jadi Kab. Sleman dan rapat kekerasan anak dan perempuan di Kecamatan Sleman
21 Kamis 17-3-2016 Menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK di Rumah Dinas Bupati
22 Kamis 17-3-2016 Pembinaan Hatinya PKK di Kalirase dan Klelen, Trimulyo
23 Jumat 18-3-2016 Pembinaan administrasi TP PKK Desa Pokja II di Desa Trimulyo
24 Senin 22-3-2016 Menghadiri sosialisasi pola asuh anak di ruang Flamboyan Bidang Peternakan
25 Rabu 23-3-2016 Menghadiri pengajian di Kecamatan Sleman
26 Rabu 23-3-2016 Pembinaan pemanfaatan pekarangan dan tanaman sayuran, buah, TOGA di Kadisobo dan Kalirase
27 Kamis 24-3-2016 Pembinaan Desa Wisata di Kadisobo II, Trimulyo
28 Senin 4-4-2016 Menghadiri sosialisasi korban kekerasan di Puskesmas Sleman
29 Kamis 7-4-2016 Pembinaan administrasi dan kegiatan Pokja I di aula unit I Setda Sleman
30 Rabu 13-4-2016 Pembinaan Rumah Sehat di Kadisobo II dan Klelen, Trimulyo
31 Kamis 14-4-2016 Pembinaan Hatinya PKK di Kalirase, Kadisobo II, Klelen dan Kadisobo I
32 Kamis 14-4-2016 Menghadiri Baksos IUD, Implan dalam rangka 1 Abad Kab. Sleman di RS UGM
33 Jumat 15-4-2016 Rakor pemantapan lomba masak di Rumah Dinas Bupati Sleman
34 Sabtu 16-4-2016 Menghadiri lomba paduan suara dalam rangka 1 Abad kab. Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman
35 Senin 18-4-2016 Menghadiri Rakor Penyuluhan Sumber Pangan di Aula Kehutanan dan Perikanan Kab. Sleman
36 Senin 18-4-2016 Pembinaan administrasi kesekretariatan TP PKK Kec. Sleman di Lantai 3 Setda Kab. Sleman
37 Rabu 20-4-2016 Pembinaan Pokja IV di Rumah Dinas Bupati Sleman
38 Kamis 214-2016 Lomba Balita Sehat di Kec. Sleman
39 Rabu 27-4-2016 Pengajian di Kec. Sleman
40 Senin 2-5-2016 Technical meeting lomba cipta menu dan penyuluhan sumber pangan di Dinas Pertanian Kab. Sleman
41 Selasa 3-5-2016 Menghadiri pencanangan bulan bakti gotong royong masyarakat di Tamanmartani, Kalasan
42 Rabu 4-5-2016 Menghadiri gelar senam dalam rangka Hari Jadi Kab. Sleman di Rumah Dinas Bupati Sleman
43 Minggu 8-5-2016 Menghadiri Peringatan Hari Lansia Tk. DIY di Lapangan Denggung
44 Selasa 10-5-2016 Lomba apresiasi gugus PAUD Tk DIY di TK Pertiwi Caturharjo
45 Sabtu 14-5-2016 Menghadiri malam peringatan Hari Jadi Ke-100 Kab. Sleman
46 Minggu 15-5-2016 Menghadiri upacara peringatan Hari Jadi Ke-100 Kab. Sleman di Kec. Sleman
47 Rabu 15-5-2016 Rakor penanggulangan kemiskinan di Kec. Sleman
48 Selasa 17-5-2016 Menghadiri penjaringan calon akseptor KB di Balai Desa Tridadi
49 Kamis 19-5-2016 Rakor persiapan Evaluasi Desa Unggulan Tahun 2016 di Rumah Dinas Bupati Sleman
50 Kamis 19-5-2016 Menghadiri Baksos IUD, implan dalam rangka HUT IBI ke 65 di Klinik Mutiara Ibunda
51 Sabtu 21-5-2016 Mengikuti gelar senam dalam rangka HAN di Lapangan Denggung
52 Senin 23-5-2016 Menghadiri Rakor Forum Penanganan Korban Kekerasan di Kec. Sleman
53 Senin 23-5-2016 Pembinaan administrasi Pokja II di Desa Trimulyo
54 Selasa 24-5-2016 Rakor persiapan lomba Desa Unggulan di Desa Trimulyo
55 Selasa s/d Kamis 24 s/d 26-5-2016 Orientasi Kader BKB, PAUD di BKBPMPP Kab. Sleman
56 Selasa 24-5-2016 Pembinaan Poksus dan Poklak di Trimulyo
57 Rabu 25-5-2016 Pembinaan Poksus dan Poklak di Trimulyo
58 Kamis 26-5-2016 Pembinaan BKB, BKR di Sidomulyo, Trimulyo
59 Kamis 26-5-2016 Pembinaan simulasi PKDRT di Desa Trimulyo
60 Kamis 26-5-2016 Pembinaan Posyandu di Sidomulyo, Trimulyo
61 Jumat 27-5-2016 Pembinaan PKDRT di Pendeman, Trimulyo
62 Minggu 29-5-2016 Menghadiri pembinaan MTQ di Kemenag. Sleman
63 Minggu 29-5-2016 Pembinaan UP2K di Desa Trimulyo
64 Minggu 29-5-2016 Pembinaan BKR di Mantaran Trimulyo
65 Senin 30-5-2016 Pembinaan BKB di Sidomulyo, Trimulyo
66 Selasa 31-5-2016 Menghadiri Sosialisasi Imunisasi di Ballroom Hotel Santika
67 Sabtu 4-6-2016 Menghadiri sekaligus sebagai juri lomba penyuluhan dalam rangka pelatihan kader TABO di Desa Wisata Pulesari, Wonokerto, Turi
68 Kamis 16-6-2016 Sosialisasi Kampung KB di Kec. Sleman
69 Selasa 21-6-2016 Pengajian dan buka bersama di Puskesmas Sleman
70 Rabu 29-6-2016 Sosialisasi awal Hasil Rakernas VII di R. Rapat Rumah Dinas Bupati Sleman
71 Kamis 21-7-2016 Menghadiri sarasehan Dalam Rangka Peringatan Hari Anti narkoba Internasional Tahun 2016 Kab. Sleman di Aula Unit 1 Kab. Sleman
72 Sabtu 23-7-2016 Menghadiri syawalan dan rapat Anggota Himpaudi Kec. Sleman di Gedung Serbaguna TPA Al Huda, Kantongan, Triharjo
73 Jumat 29-7-2016 Menghadiri Pencanangan Gerakan masyarakat Hidup Sehat melalui pemeriksaan IVA test di Puskesmas Pembantu Nyaen, Pandowoharjo
74 Jumat 5-8-2016 Menghadiri rakor Persiapan Lomba Tumpeng Nasi Kuning di Bappeda Sleman
75 Selasa 2-8-2016 Menghadiri pembinaan Forum Kecamatan Sehat di Kampung Flory, Pangukan, Tridadi
76 Jumat 5-8-2016 Menghadiri rapat koordinasi kegiatan lomba Diversifikasi pengolahan hasil pertanian Bidang TPH di Aula Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kab. Sleman
77 Rabu 10-8-2016 Menghadiri Rakor persiapan pentas wayang kulit dalang cilik di Kec. Sleman
78 Selasa 16-8-2016 Evaluasi tertib administrasi TP PKK Kecamatan di Kec. Sleman oleh TP PKK Kab. Sleman
79 Rabu 13-7-2016 Menghadiri syawalan di Puskesmas Sleman
80 Senin 15-8-2016 Menghadiri lomba tumpeng nasi kuning di Rumah Dinas Bupati Sleman
81 Sabtu 27-8-2016 Menghadiri Peringatan Hari Keluarga XXIII Tk. DIY Th 2016 di Museum Gunung Merapi
82 Selasa 30-8-2016 Menghadiri Rakor Pokjanal DBD Kec. Sleman di Balai Desa Tridadi
83 Sabtu 3-9-2016 Menghadiri pertemuan PAUD di PAUD An Nuur Durenan, Triharjo
84 Senin 5-9-2016 Menghadiri rakor persiapan lomba cipta menu Hari Pangan se dunia XXXVI 2016 (olahan ternak) di Dinas Pertanian Kab. Sleman
85 Selasa s/d Jumat 6 s/d 9-2016 Mengikuti Diklat manajemen Rumah Tangga (MRT) di BPKB DIY
86 Rabu 14-9-2016 Menghadiri rapat technical meeting lomba masak serba ikan di ruang rapat Gurami di Dinas Pertanian Kab. Sleman
87 Rabu 14-9-2016 Menghadiri technical meeting lomba olahan Hasil Peternakan Dalam rangka Hari Pangan se-Dunia (HPS) Th 2016 di Aula Pertanian Kab. Sleman
88 Rabu 21-9-2016 Menghadiri workshop Bunda PAUD Kab. Sleman Th 2016 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman
89 Senin 19-9-2016 Menyambut dan menanggapi kunjungan Tim Monitoring KB-Kes terpadu dari Kab. Sleman dan Kodim 0732 Sleman di Koramil 05 Sleman
90 Senin 26-9-2016 Menghadiri workshop kapasitas Bunda PAUD Kab. Sleman Tahun 2016 di Rumah Dinas Bupati Sleman
91 Selasa 4-10-2016 Menghadiri pertemuan Monev Pasar Sehat di Puskesmas Sleman
92 Selasa 11-10-2016 Menghadiri rakor TPK Kec. Sleman di Rumah Makan Nonik
93 Kamis 27-10-2016 Menghadiri Temu Jejaring Advokasi JKN Multi Pihak di Balai Desa Margomulyo, Seyegan
94 Senin 31-10-2016 Menghadiri pencanangan kegiatan kesatuan gerak PKK KN Kesehatan Tk. Kab. Sleman Th 2016 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman
95 Sabtu 12-11-2016 Menghadiri konferensi IGTKI-PGRI Kec. Sleman di Aula Desa Pandowoharjo
96 Minggu 13-11-2016 Menghadiri lomba mewarnai PT Pegadaian dengan IGTKI Kec. Sleman di Gedung Langen Palikrama PT Pegadaian Sleman
97 Senin 21-11-2016 Menghadiri sosialisasi dan mobilisasi imunisasi lanjutan (booster) di Rumah Makan Pecel Blora
98 Rabu 23-11-2016 Menghadiri sosialisasi PKDRT dan trafficking di Kec. Sleman
99 Rabu 23-11-2016 Menghadiri rapat persiapan ekspose karya perempuan dalam rangka peringatan hari Ibu Th 2016 di Aula BKBPMPP Kab. Sleman
100 Jumat 25-11-2016 Pertemuan forum tingkat kecamatan dalam rangka Penyelenggaraan Penyehatan Lingkungan di Kampung Flory, Pangukan, Tridadi
101 Jumat 25-11-2016 Menghadiri pertemuan Pokja IV di Lantai 3 Setda Kab. Sleman
102 Kamis 1-12-2016 Menghadiri jambore organisasi perempuan dan forum anak Sleman dalam rangka hari Ibu ke-88 Th 2016 di Gedung Serbaguna kab. Sleman
103 Sabtu 3-12-2016 Menghadiri sosialisasi pendampingan akreditasi dan musyawarah gebyar PAUD di KB Al Hidayah Jetis, Caturharjo
104 Rabu 7-12-2016 Menghadiri pembinaan BKB di Balai Desa Tridadi
105 Rabu 21-12-2016 Menghadiri sarasehan dalam rangka Hari Ibu ke-88 di Gedung Serbaguna Sleman
106 Jumat 23-12-2016 Menghadiri Focus Grup Discussion (FGD) ttg Permendagri Nomor : 28 Tahun 20111 ttg Pedoman Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dalam Membantu Meningkatkan Tertib Administrasi Kependudukan di ruang Bimo Lantai 3 BKD Sleman
107 Kamis 29-12-2016 Menghadiri sosialisasi Jamkesda di Aula Puskesmas Sleman

TABO Melawan Demam Berdarah

DBD masih sulit diberantas salah satu penyebabnya yaitu karena rendahnya kesadaran masyarakat menyangkut kebersihan lingkungan. Gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan instrumen 3M (menguras, menutup, dan mengubur) sudah sering disosialisasikan oleh pemerintah baik melalui media elektronik maupun sosialisasi langsung ke masyarakat. TABO (Tanggap Bocah) merupakan juru pemantau jentik (jumantik) yang bertugas untuk mempromosikan 3 M plus kepada masyarakat sekaligus berperan aktif di lingkungan untuk memantau berkala jentik nyamuk.

Perlu terobosan dalam rekrutmen kader kesehatan dimana permasalahan selama ini orang-orang dewasa telah sibuk dengan aktivitas bekerja di luar rumah, sehingga akhirnya perlu dimunculkan anak usia SD sebagai kader kesehatan tambahan. Usia ini dipilih karena pada usia ini anak cenderung jujur dan apa adanya. Anak tidak berbohong dan melakukan apa adanya. Pada usia tersebut anak juga tidak terlalu banyak memiliki aktivitas sehingga dapat diajak kegiatan. Ketertarikan anak pada aktivitas luar rumah dan teman sebaya juga menjadi alasan dipilihnya usia ini. Kader kesehatan tambahan ini dinamai sebagai Tanggap Bocah (TABO) dengan tugas sebagai jumantik cilik.

Pada tahun 2015, Dinas Kesehatan Yogyakarta mencatat jumlah penderita demam berdarah mencapai 945 orang. Sedangkan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman sendiri telah mencatat adanya 538 kasus demam berdarah. Jumlah tersebut memang lebih sedikit jika dibandingkan dengan 736 kasus DBD yang terjadi pada tahun 2013. Akan tetapi, hal ini belum bisa menjanjikan apapun mengingat pada tahun 2013 wilayah Yogyakarta termasuk ke dalam tiga besar provinsi dengan IR DBD tertinggi sebesar 95,5 per 100.000 penduduk. Selain itu, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Sleman merupakan daerah endemis termasuk kecamatan Sleman.

Data Puskesmas Sleman tahun 2015 mencatat sebanyak 28 kasus dari lima desa cakupan (Tridadi, Caturharjo, Triharjo, Trimulyo, dan Pandowoharjo), angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2014 yaitu 25 kasus. Angka bebas jentik pada tahun 2014 adalah 92,5% dan meningkat lebih baik pada tahun 2015 yaitu 94,6%. Berdasarkan data tersebut  dapat disimpulkan bahwa kewaspadaan terhadap DBD masih harus terus ditingkatkan.

Hal yang paling menentukan dan menjadi kunci penting dalam kegiatan ini adalah keluarga. Karena anggota TABO terdiri dari anak-anak, dan anak-anak adalah bagian dari keluarga. Tim UKM Puskesmas Sleman melakukan sosialisasi keluarga bersama dengan kader kesehatan di masing-masing dusun. Maksud dan tujuan kegiatan TABO ini  dijelaskan sekaligus memaparkan situasi lingkungan saat itu termasuk bahayanya peyakit demam berdarah yang sedang banyak menjangkit warga.  Perubahan perilaku menjadi hidup bersih dan sehat tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa tetapi sejak dini yaitu anak-anak sehingga di kemudian hari anak-anak dapat melanjutkan dan menerapkan apa yang sudah dipelajarinya sejak dini. Sehingga partisipasi anak-anak sangat dibutuhkan dalam kegiatan TABO dalam rangka menekan angka kejadian DBD dan mewujudkan perilaku hidup  bersih sehat.

Dalam rangka mendukung dan mewujudkan keberlanjutan kegiatan TABO, dilakukan penjalinan kerjasama, koordinasi dan pelibatan berbagai pihak yang berkepentingan yaitu instansi pemerintah setempat. Inisiatif kegiatan TABO disampaikan melalui rapat koordinasi tingkat desa selanjutnya muncul SK pembentukan kader jumantik TABO di tingkat desa.  Pada tingkat kecamatan melalui rapat koordinasi tingkat kecamatan serta melaporkan ke dinas kesehatan kabupaten Sleman terkait dengan adanya kegiatan TABO dalam rangka menekan angka kejadian DBD dan perilaku bersih dan sehat.

TABO pertama kali didirikan pada tahun bulan April 2009  di satu dusun saja yakni dusun Ganjuran Desa Caturharjo. Saat itu TABO memiliki anggota sebanyak 35  anak. Angka Bebas Jentik (ABJ) saat itu di dusun Ganjuran  adalah  ABJ  85 %. Program TABO berjalan selama 1 tahun dan dievaluasi menunjukkan keberhasilan dengan penurunan ABJ menjadi 90 %.

Berikut adalah urutan terbentuknya TABO di setiap dusun sejak tahun 2009:

  1. Tahun 2009
  • Dusun Ganjuran Jumlah Tanggap Bocah 35 anak, jumlah Pendamping 8 orang
  1. Tahun 2010
  • Dusun Ngangkruk, Desa Caturharjo Jumlah TABO 35 anak, kader pendamping 6 orang
  • Dusun Medari Gede , Desa Caturharjo Jumlah TABO 30 anak, kader pendamping 6 orang
  • Dusun Nambongan . Desa Caturharjo Jumlah TABO 50 anak, Pendamping 12 orang
  • Dusun Plalangan, Desa Pandowoharjo, Jumlah TABO 30, Pendamping 4 orang
  • Murangan VIII, Desa Triharjo, Jumlah TABO 85 Anak, Pendamping 10 orang
  • Kadisobo I, Desa Trimulyo, Jumlah TABO 35 Anak, Pendamping 4 orang
  • Dusun Jaban, Desa Tridadi , Jumlah TABO 40 anak, Pendamping 4 orang
  1. Tahun 2011
  • Dusun Jetis, Desa Caturharjo, Jumlah TABO 35 anak, Pendamping 8 orang
  • Dusun Ngemplak Desa Caturharjo, jumlah TABO 30 anak, Pendamping 6 orang
  • Dusun Jogokerten Tegal, Desa Trimulyo, jumlah TABO 20 anak, pendamping 5 orang
  • Dusun Jogokerten, Desa Trimulyo, jumlah 25 anak, pendamping 6 orang
  • Mancasan Desa. Pandowoharjo, jumlah TABO 25 orang, pendamping 6 orang
  • Pisangan, Desa Tridadi , jumlah TABO 55 anak, Pendamping 7 orang
  1. Tahun 2012
  • Dusun Kleben Caturharjo jumlah TABO 30 anak, pendamping 6 orang
  • Mangunan, Desa Caturharjo Jumlah TABO 50 anak, Pendamping 8 orang
  • Desa, Mantaran, Desa Trimulyo, jumlah TABO 30 anak, Pendamping 6 orang
  • Panggeran IX, Desa Triharjo, junmlah TABO 65 anak, pendamping 10 oarang
  • Jembulan, Desa Pandowoharjo, jumlah TABO 20anak, pendamping 4 orang
  • Dukuh, Desa Tridadi, jumlah TABO 40 anak pendamping 10 orang
  1. Tahun 2013
  • Nglampar Mrisen, Desa Caturharjo, Jumlah TABO 30 anak, pendamping 6 orang
  • Sanggrahan, Desa Caturharjo , Jumlah TABO 35 anak , 6 anak
  • Kepitu, Desa Trimuyo, jumlah TABO 25 anak, pendampuing 7 orang
  • Dusun Murangan VII, Desa Triharjo, jumlah TABO 65 anak, pendamping 9 orang
  • Brayut Desa Pandowoharjo, Jumlah TABO 30 anak pendamping 5 orang
  • Tlacap, Desa Pandowoharjo, jumlah TABO 20 anak, pendamping 4 orang
  • Wadas, Desa Tridadi, jumlah TABO 50 anak, pendamping 8 orang
  1. Tahun 2014
  • Bejen, Desa Caturharjo, jumalah TABO 25 anak, kader Pendamping 4 orang
  • Medari Cilik, Desa Caturharjo, jumlah TABO 30 anak, kader pendamping 4 orang
  • Kemloko Desa Caturharjo, jumlah TABO 25 anak, Pendamping 5 orang
  • Dusun Kepanjen, Karang, Desa Trimulyo, jumlah TABO 46 anak, pendamping 6 orang
  • Krapyak, Desa Triharjo, jumlah TABO 30 anak , pendamping 4 oarang
  • Sleman III, Desa Triharjo , jumlah TABO 50 anak, pendamping 10 orang
  • Temulawak Desa Triharjo, jumlah TABO 60 anak, pendamping 10 orang
  • Saragan, Desa Pandowoharjo, jumlah TABO 20 pendamping 4 orang
  • Dusun Jabung, Desa Pandowoharjo jumlah TABO 35 anak Pendamping 6 orang
  • Beteng Desa Tridadi, jumlah TABO 50 anak, Pendamping 15 orang
  • Sleman Permai II, Tridadi, jumlah TABO 25 anak, pendamping 7 orang
  • Dusun Drono, Desa Tridadi jumlah TABO 20 anak, pendamping 5 orang
  • Dusun Pangukan, Desa Tridadi jumlah TABO 10 anak, pendamping 4 orang
  1. Tahun 2015
  • Dusun Sidorejo, Desa Caturharjo, jumlah TABO 30 anak, Pendamping 6 orang
  • Dusun Klegen, Desa Trimulyo, jumlah TABO 25, pendamping 4 orang
  • Kalakijo Desa Triharjo, jumlah TABO 25 anak pendamping 8 orang
  • Dusun Sucen, Desa Triharjo , Jumlah TABO 55 anak, Pendamping 10 orang
  • Dusun Berkisan Desa Pandowoharjo, jumlah TABO 30 anak, pendamping 6 orang
  • Dusun Krandon, Desa Pandowoharjo jumlah TABO 25 anak, pendamping 5 orang
  • Gawar, Desa Pandowoharjo, jumlah TABO 25 anak, pendmping 5 orang
  • Majegan Desa Pandowoharjo jumlah 30 anak, pendamping 5 orang
  • Nyaen Ngelo, Desa Pandowoharjo, jumlah TABO 20 anak pendamping 4 anak
  • Sleman Permai I, Tridadi, jumlah TABO 30 anak, pendamping 6 orang
  • Dusun Paten, Desa Tridadi jumlah TABO 30 anak pendamping 5 orang
  • Ngemplak Caban, Desa Tridadi, jumlah TABO 30 anak, pendamping 6 orang
  • Beran Lor, Desa Tridadi Jumlah TABO 30 anak, pendamping 15 orang
  • Dusun Beran Kidul, Desa Tridadi, jumlah TABO 35 anak, Pendamping 10 orang
  • Dusun . Bangunrejo, Desa Tridadi, jumlah TABO 25 anak, pendamping 6 orang
  • Kebon Agung, Desa Tridadi, jumlah TABO 25 anak, pendamping 6 orang
  1. Tahun 2016
  • Keceme ,Desa Caturharjo, jumlah TABO 25 anak, pendamping 4 orang
  • Ngaglik, Desa Caturharjo, Jumlah TABO 30 anak, Pendamping 8 oarang
  • Dusun Klumprit, Desa Caturharjo jumlah TABO 20 anak, Pendamping 3 orang
  • Dalangan, Desa caturharjo, jumlah TABO 20 anak, Pendamping 4 orang
  • Dusun, Blunyah, Desa Trimulyo, jumlah TABO 20 anak, pebndamping 4 orang
  • Dusun Sebayu, Desa Triharjo, jumlah TABO 35 anak, pendamping 6 orang
  • Panggeran XII Desa Triharjo, jumlah TABO 20 anak, pendamping 4 orang
  • Dusun Jetakan, Desa Pandowoharjo, jumlah TABO 20 anak pendamping 4 orang
  • Dusun Karang Tanjung, Desa Pandowoharjo, Jumlah TABO 20 anak
  • Dusun Gabugan, Desa Pandowoharjo, jumlah TABO 20 anak, 4 orang
  • Perum Griya Taman ASRI ( GTA ), Desa Pandowoharjo, jumlah TABO 20 anak, pendamping 6 orang
  • Denggung, Desa Tridadi Jumlah TABO 50 anak Pendamping 10 orang
  • Dusun Josari Desa Tridadi, jumlah TABO 55 anak Pendamping 12 orang

NO DESA Jumlah TABO Per tahun Jumlah
2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
1 Tridadi 0 40 55 40 50 105 205 105 600
2 Caturharjo 35 115 65 80 65 80 30 115 585
3 Triharjo 0 85 0 65 65 140 80 55 490
4 Trimulyo 0 35 45 30 25 45 25 20 225
5 Pandowoharjo 0 30 25 20 50 55 130 80 390
Jumlah Total 35 305 190 235 255 425 470 375 2290

Total data tahun 2016 yang ada di Puskesmas Sleman menunjukkann 83% dusun yang ada di kecamatan Sleman sudah mengikuti TABO

Lokasi Kegiatan pantau jentik adalah di Dusun dimana anak tersebut tinggal. Pemantauan jentik dilakukan di dalam rumah dan di luar rumah. Di dalam rumah, tempat-tempat yang harus di pantau adalah:

  • Bak mandi
  • Gentong air
  • Penampungan air dispenser
  • Penampungan air lemaries
  • Penampungan air di kaki meja

Sedangkan untuk di luar rumah adalah:

  • Tempat air minum burung
  • Sampah-sampah yang dapat menampung air
  • Di dalam tonggak bambu
  • Di daun-daun/pelepah pisang yang dapat menampung air
  • Sumur yang terbuka

 

Peralatan yang dibutuhkan untuk kegiatan pemantauan jentik berupa:

  • Senter
  • Lembar observasi ( Form jentik )
  • Alat Tulis
  • Papan Lembar obserfasi
  • Ovitrap (apabila diperlukan)

WANA DESA SELAYUR

wana-desa

Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan bagian penting dari struktur pembentuk kota yang memikliki fungsi utama sebagai fungsi ekologis, terutama sebagai penghasil oksigen dan sebagai kawasan resapan air. Dalam UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang ditetapkan luas RTH minimal yang harus disediakan oleh suatu kota adalah sebesar 30% dari luas wilayah.

Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai infrastruktur hijau perkotaan adalah bagian dari ruang-ruang terbuka (open spaces) suatu wilayah perkotaan yang diisi oleh tumbuhan, tanaman, dan vegetasi (endemik, introduksi) guna mendukung manfaat langsung dan/atau tidak langsung yang dihasilkan oleh RTH dalam kota tersebut yaitu keamanan, kenyamanan, kesejahteraan, dan keindahan wilayah perkotaan tersebut. Sedangkan secara fisik RTH dapat dibedakan menjadi RTH alami yang berupa habitat liar alami, kawasan lindung dan taman-taman nasional, maupun RTH non-alami atau binaan yang seperti taman, lapangan olahraga dan kebun bunga.

Pembangunan Wana Desa adalah salah asatu upaya menambah luasan RTH di Kabupaten Sleman yang difasilitasi oleh Badan Lingkungan Hidup DIY, bermitra dengan Pemerintah Desa Caturharjo yang mempunyai tanah kas desa dengan luas lahan yang cukup dan memadai sebagai lahan Wana Desa. Pemerintah Desa berencana memindahkan Lapangan Desa Selayur di Mangunan ke lokasi lain yang representatif (masih tanah kas desa) di Padukuhan Ngaglik, Caturharjo. Tanah lapangan Selayur inilah yang kemudian diuslkan menjadi Wana Desa. Pada tahun 2016 ini BLH DIY bekerjasama dengan Pemerintah Desa Caturharjo membangun Wana Desa dengan rincian teknis sebagai berikut :

Nama : Wana Desa Selayur
Lokasi : Padukuhan Mangunan, Desa Caturharjo, Kecamatan Sleman
Luas : 2,5 Hektar
Status Tanah : Kas Desa
Kegiatan : Pengendalian Kerusakan Lingkungan
Pekerjaan : Pengadaan bibit tanaman, pupuk, air
Pendanaan : APBD DIY Rp 102.603.600,- dan APBDes Rp 38.500.000,-
Jangka Waktu : 20 hari
Jumlah Tanaman : 2.600 batang
Jenis Tanaman : Tanaman Keras : Beringin, Merbau, Glodog, Aren/ Enau, Nyamplung, Gayam
: Tanaman Buah : Durian, Mangga, Rambutan, Matoa, Kelengkeng, Manggis, Sawo, Jambu Monyet, Jambu Biji Merah, Jengkol, Petai, Duwet
Tahap Persiapan : –     Pembersihan lahan

–     Penggemburan lahan dengan alat berat

–     Pembuatan lubang tanam dengan jarak 3×5 meter

–     Pemberian pupuk dasar pada lubang galian, sebanyak 24 ton

Tahap Pelaksanaan : –     Penanaman bibit tanaman

–     Pemasangan anjir sesuai jumlah pohon, berupa sebilah bambu setinggi 1,5 meter

–     Pembuatan papan nama

–     Pembangunan gasebo/ gardu jaga pengawas 5×5 meter

–     Dibuat akses jalan keliling dengan lebar 3 meter

–     Kolam yang telah ada tetap dilestarikan

Tahap Pemeliharaan : –     Penyemprotan insektisida, hama ulat

–     Dibentuk tim pengelola 8 orang, selanjutnya akan dibuat Perdes

–     Cek kondisi tanaman

–     Membersihkan gulma

Rencana Fungsi Sekunder : Fungsi edukasi, rekreasi lokal : Ekowisata, Agrowisata, Camping Ground

Kegiatan Forum Kecamatan Sleman Sehat Tahun 2016

Tujuan Kawasan Sehat :

Tercapainya kondisi Kabupaten untuk hidup dengan bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni dan tempat untuk bekerja dan berkarya bagi warganya dengan terlaksananya berbagai program pembangunan berwawasan kesehatan, sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakat.

Program Kegiatan Forum Kecamatan Sleman Sehat Tahun 2016 :

No Jenis Kegiatan Lokasi Pelaksanaan Keterangan
1 Monitoring Desa Sehat Desa Tridadi, Trimulyo, Triharjo, Caturharjo, Pandowoharjo Kerjabakti bersih lingkungan serentak
2 PSN, Pemeriksaan Jentik aedes aegepty 1.    Desa Tridadi, Trimulyo, Triharjo, Caturharjo, Pandowoharjo

2.    Institusi Perkantoran, Sekolah

Kegiatan dilakukan 2 kali se tahun
3 Monitoring Penerapan Jam Belajar Masyarakat Desa Tridadi, Trimulyo, Triharjo, Caturharjo, Pandowoharjo Kegiatan bersama warga dan Tokoh Masyarakat
4 Kampanye Keluarga Berencana Desa Tridadi, Trimulyo, Triharjo, Caturharjo, Pandowoharjo Kegiatan bersama PKK, Kader, Babinsa, Babinkamtibmas
5 Kampanye Keluarga Sadar Gizi Desa Tridadi, Trimulyo, Triharjo, Caturharjo, Pandowoharjo Kegiatan bersama PKK, Kader, Babinsa, Babinkamtibmas
6 Pembentukan Dusun Siaga Desa Tridadi, Trimulyo, Triharjo, Caturharjo, Pandowoharjo Kegiatan dilakukan melalui Desa Siaga Aktif
7 Pembentukan Desa STBM Desa Tridadi, Trimulyo, Triharjo, Caturharjo, Pandowoharjo Telah terbentuk 1, yaitu Desa Tridadi
8 Pembinaan Kawasan Wisata Sehat 1.    Kampung Flory, Pangukan, Tridadi

2.    Desa Wisata Brayut, Pandowoharjo

Kegiatan dilakukan dengan kunjungan lapangan dan melalui pertemuan
9 Pembinaan pengelola makanan dan minuman sehat Desa Tridadi, Trimulyo, Triharjo, Caturharjo, Pandowoharjo Kegiatan melibatkan kader dan sekolah
10 Peremajaan Tanaman Penghijauan Desa Tridadi, Trimulyo, Triharjo, Caturharjo, Pandowoharjo Kegiatan bersama PKK, Kader, Babinsa, Babinkamtibmas, TABO

Evaluasi KLA

Detik4

Hari senin kemarin (21/11) Kecamatan Sleman mendapat jadwal evaluasi Kecamatan Layak Anak dari badan KBPMPP. Verifikator KLA yang berkesempatan hadir dalam pertemuan ini yaitu : Bapak Dimas Ariyanto (LPA DIY), Ibu Ifa Aryani (LSPPA DIY), dan Ibu Sri Budiyantiningsih (BKBPMPP).

Para verifikator ditanggapi langsung oleh anggota Gugus Tugas Layak Anak yang terdiri dari Camat Sleman, Sekcam Sleman, Kasi Kesmas, Kabag. Kesra 5 Desa, Kepala SMAN 1 Sleman, perwakilan UPT Yandik Sleman, perwakilan Puskesmas Sleman, TKSK Sleman.

Pertemuan diawali dengan pemaparan tentang komitmen Kecamatan Sleman dalam mewujudkan KLA di Kecamatan Sleman oleh Camat Sleman. Kemudian dilanjutkan pemaparan oleh Kabag Kesra Desa Caturharjo, Drs. Banawa. Desa Caturharjo diajukan sebagai sampel Desa Layak Anak sebagai pendukung KLA.

Hal-hal yang dipaparkan oleh Bapak Banawa terkait Program Pemdes dalam mewujudkan KLA yaitu :

  • Bidang Kegiatan untuk lembaga Pendidikan. Total Anggaran Rp 64.860.000,00
  • Bidang Kegiatan untuk lembaga Pendidikan. Total Anggaran Rp 64.860.000,00
  • Bagian Kegiatan untuk lembaga Sosial. Total Anggaran Rp 28.360.000
  • Bidang Kegiatan untuk lembaga Budaya. Total Anggaran Rp 36.367.500
  • Bidang Kegiatan untuk lembaga Kesehatan Desa. Total Anggaran Rp 40.830.000
  • Bidang Kegiatan Pembinaan Karang Taruna Desa. Total Anggaran Rp 4.682.500
  • Kegiatan Pembinaan Karang Taruna Dusun. Total Anggaran Rp 8.132.500
  • Bagian Kegiatan Pembinaan Penyuluhan Narkoba. Total Anggaran Rp 5.615.000,00
  • Bagian Kegiatan PORDES 5 Cabang Olahraga. Total Anggaran Rp 35.345.000,00

Dilanjutkan dengan pemaparan tentang permasalahan anak di desa Caturharjo, yaitu kenakalan remaja khususnya penyalahgunaan Narkoba dan mabuk-mabukan, untuk itu Pemdes Caturharjo berupaya menangani hal tersebut dengan membentuk Kelompok GAMAN (Gerakan anti mabuk dan narkoba).

Selanjutnya pemaparan disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Sleman Ibu Dra. Hermintarsih berkaitan dengan upaya SMAN 1 Sleman dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak. Dijelaskan bahwa pada tahun pelajaran 2016/2017,  SMA Negeri 1 Sleman ditunjuk sebagai sekolah rujukan. Sosialisasi sekolah rujukan telah dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2016 oleh  Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kebupaten Sleman,  Araif Haryono, S.H. dan Kepala SMA Negeri 1 Sleman, Dra. Hermintarsih. Adapun program yang dicanangkan SMA Negeri 1 Sleman berkaitan dengan sekolah rujukan ini adalah pengembangan profil  SMA Negeri 1 Sleman,  sosialisasi SMA rujukan, analisis silabus dan pengembangan RPP, pengembangan penilaian berbasis TIK, work shop pengembangan soal hots, penumbuhan budi pekerti, pengembangan muatan lokal, pengembangan kewirausahaan, pengembangan literasi sekolah, pengembangan sekolah aman dan ramah sosial, pembinaan prestasi olimpiade sains, dan KIR. Unggulan-unggulan lain dari SMAN 1 Sleman antara lain asuransi siswa, sekolah inklusi, peraturan sekolah yang dibuat dengan melibatkan siswa, dll juga dipaparkan dihadapan para verifikator.

Setelah beberapa pemaparan, kemudian tim verifikator meminta keterangan lebih lanjut terkait program-program yang telah dilaksanakan. Hal tersebut untuk memperkuat argumentasi dari Kecamatan Sleman terkait upaya mewujudkan KLA.

Harapannya dari evaluasi tersebut dapat diketahui progrees yang telah ditempuh Kecamatan Sleman dan kekurangan-kekurangan yang harus dipenuhi agar dapat menjadi KLA yang sesungguhnya.

Pengukuhan Forum Silaturahmi Takmir Masjid Kecamatan Sleman

_mg_0027

Pada tanggal 15 November 2016 yang lalu bertempat di padukuhan Murangan VIII, Triharjo bersamaan dengan kegiatan launching Bedah Rumah, Forum Silaturahmi Takmir Masjid Kecamatan Sleman telah dikukuhkan secara resmi oleh Wakil Bupati Sleman Ibu Dra. Hj. Sri Muslimatun, M.Kes.

Pengukuhan diawali dengan pembacaan SK Camat Sleman Nomor : 81 /Kep Camat / 2016 tanggal 15 November 2016 tentang Pembentukan Forum Silaturahmi Takmir Masjid Kecamatan Sleman oleh perwakilan dari KUA Kecamatan Sleman.

Setelah dikukuhkan SK Camat Sleman Nomor : 81 /Kep Camat / 2016 diserahkan dari Wakil Bupati kepada Ketua Forum yaitu Bapak H. Sumaini, S.Ag sebagai tanda bahwa Forum Silaturahmi Takmir Masjid Kecamatan Sleman telah siap melaksanakan segala tugas dan tanggungjawabnya.

Pembentukan Forum Silaturahmi Takmir Masjid Kecamatan Sleman dengan tujuan :

  1. Membentuk Forum Silaturhami Takmir Masjid guna mendorong perubahan pola pikir Takmir masjid di Kecamatan Sleman
  2. Mendorong pemanfaatan infak untuk dialokasikan tidak hanya di bidang fisik, namun kepada sosial-kemasyarakatan
  3. Mendorong Takmir Masjid untuk berperan serta dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak selalu mengharapkan bantuan pemerintah
  4. Sebagai wadah bertukar pikiran, silaturahmi, dan merekatkan ukhuwah islamiyah antar takmir masjid di Kecamatan Sleman

Tugas Forum Silaturhami Takmir Masjid Kecamatan Sleman :

  1. Melakukan koordinasi dengan kelompok paguyuban warga yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan Forum Silaturahim Takmir Masjid
  2. Melaksanakan pembinaan secara spesifik dan menyeluruh sesuai dengan bidang masing-masing
  3. Menyusun program kegiatan dalam rangka perwujudan Silaturahim Takmir Masjid

Beriku ini susunan pengurus Forum Silaturahmi Takmir Masjid Kecamatan Sleman :

1. Pelindung : Camat Sleman
2.

 

Penasehat : 1.   Danramil Sleman

2.   Kapolsek Sleman

3.   Kepala KUA Sleman

4.   Kepala  Puskesmas Sleman

3. Ketua : H. Sumaini, S.Ag
4. Wakil Ketua : 1.   Mahmudi Kusuma, S.Ag

2.   H. Ruswanto, S.SosI

3.   Muhammad Wildan Wahid, S.Ag

5. Sekretaris : Sartini, S.IP
6. Wakil Sekretaris : 1.   Jindar Edi

2.   Yuliatun Aswanti, S.Ag, MSI

3.   Sutrisno,  S.Sos

7. Bendahara : H. Joko Sujono, ST
8. Wakil Bendahara : 1.   Ulin Umi Azmi, S.Kom

2.   Mujiono

3.   Wahyuni Utami

9. Koordinator Desa : 1.   Kabag Kesra Triharjo

2.   Kabag Kesra Caturharjo

3.   Kabag Kesra Trimulyo

4.   Kabag Kesra Pandowoharjo

5.   Kabag Kesra Tridadi

10. Anggota : 1.      H. Darmoyo

2.      Abdul Qadir

3.      Radiyono

4.      Ngadiyo

5.      Lilik Agus W

6.      H. Sumaryadi

7.      Aman Santoso

8.      Sutrisno, S.Sos

9.      Drs. Aslam WH

10.   Wahyubi, S.Ag

11.   Temu

Pencanangan Kampung KB Murangan VIII, Triharjo

_mg_0072Kampung KB dibentuk sebagai salah satu upaya penguatan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat dalam memberdayakan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan total program KB sehingga dapat mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Kriteria Utama Pemilihan dan Penetapan Pembentukan Kampung KB :

  • Jumlah Pra-KS dan KS-1 (miskin) di atas rata-rata Pra KS dan KS-1 tingkat desa dimana kampung tersebut berada.
  • Jumlah peserta KB di bawah rata-rata pencapaian peserta KB tingkat desa dimana kampung tersebut berlokasi.

Tujuan Umum :

Meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Tujuan Khusus :

  • Meningkatkan peran pemerintah, pemerintah daerah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait
  • Meningkatkat kesadaran massyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan
  • Meningkatkan jumlah peserta KB aktif modern
  • Meningkatkan ketahanan keluarga melalui program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja
  • Meningkatkan pemberdayaan keluarga melalui kelompok UPPKS
  • Menurunkan angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
  • Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
  • Meningkatkan rata-rata lama sekolah penduduk usia sekolah
  • Meningkatkan sarana dan prasarana pembangunan kampung
  • Meningkatkan sanitasi dan lingkungan kampung yang sehat dan bersih
  • Meningkatkan kualitas keimanan para remaja/mahasiswa dalam kegiatan keagamaan (pesantren, kelompok ibadah/kelompok doa/ceramah keagamaan) di kelompok PIK KRR/remaja
  • Meningkatkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air para remaja/ mahasiswa dalam kegiatan sosial budaya (festival seni dan budaya, dll) di kelompok PIK KRR/ mahasiswa dst.

Dari berbagai pertimbangan di atas maka pada tanggal 15 November 2016 kemarin, Padukuhan Murangan VIII Desa Triharjo secara resmi dicanangkan sebagai Kampung KB oleh Wakil Bupati Sleman Ibu Dra. Hj. Sri Muslimatun, M.Kes.

Setelah pencanangan ini harapannya Padukuhan Murangan VIII dapat berbenah menjadi lebih baik dengan dukungan intervensi program-program KB. Tujuan akhir dari semua ini adalah peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di Padukuhan Murangan VIII.