Gerakan Jumat Bersih

_MG_0099Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan secara lintas sektoral berbagai instansi di wilayah Kecamatan Sleman dengan dipandu oleh Puskesmas Sleman. Kegiatan yang menitikberatkan pada bidang kesehatan terutama melalui pemberantasan sarang nyamuk. Pemberantasan sarang nyamuk adalah dengan memeriksa tempat-tempat yang dapat menampung air terutama yang terbuka baik di dalam maupun di luar rumah.

Latar belakang diadakannya kegiatan yang akan direncanakan pada bulan November 2015 ini adalah meskipun pada saat ini musim kemarau, ternyata masih dijumpai kasus DBD di wilayah Kecamatan Sleman dan angka bebas jentik belum mencapai 95 %.

Jumlah kasus DBD di wilayah Kecamatan Sleman sampai dengan bulan Oktober 2015 sebanyak 27 kasus yang merata di seluruh desa. Tentu saja hal ini sangat memprihatinkan mengingat Kecamatan Sleman yang menjadi penyangga Ibu Kota Kabupaten ternyata masih saja terjadi kasus DBD.

Kegiatan Jumat Bersih merupakan rangsangan yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Selama pelaksanaan pemeriksaan sarang nyamuk, petugas senantiasa mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk utamanya aedes aigepty. Kebersihan lingkungan rumah sejatinya adalah tanggung jawab penghuni rumah itu sendiri.

Rencana Gerakan Jumat Bersih di Kecamatan Sleman sudah dijadwalkan sebagai berikut:

No Hari, Tanggal Jam Lokasi Petugas
1 Jum’at,  6 November 2015 07.30 Ganjuran, Caturharjo Kecamatan, Puskesmas,

Koramil, Polsek, PKK Kecamatan, UPT Yandik,

KUA, Poskeswan, BP3K, Statistik, Perangkat Desa,

Kader Kesehatan

2 Jum’at, 13 November 2015 07.30 Sawahan, Pandowoharjo
3 Jum’at, 13 November 2015 07.30 Temulawak, Triharjo
4 Jum’at, 20 November 2015 07.30 Mantaran, Trimulyo
5 Jum’at, 20 November 2015 07.30 Beran Lor, Tridadi

Di Kecamatan Sleman dalam rangka pemberantasan sarang  nyamuk ini tidak hanya melalui Gerakan Jumat Bersih saja. Kegiatan itu dilaksanakan beriringan oleh Tanggap Bocah, yaitu kelompok anak-anak yang menjadi juru pemantau jentik di lingkungannya. Tanggap bocah merupakan salah satu kegiatan unggulan di Kecamatan Sleman dalam bidang kesehatan khususnya dalam hal pencegahan demam berdarah. Tentu saja Tanggap Bocah dalam pelaksanaannya melalui bimbingan Puskesmas Sleman. Kegiatan Tanggap Bocah biasa dilakukan setiap hari Minggu secara mandiri oleh anak-anak dengan memeriksa rumah ke rumah di lingkungan masing-masing.

Dari 5 (lima) desa di Kecamatan Sleman setidaknya ada 3 (tiga) desa yang telah 100 % terbentuk Tanggap Bocah, yaitu : Desa caturharjo, Desa Tridadi, dan Desa Triharjo. Sedangkan 2 (dua) desa yang lain masih dalam tahap pengembangan.

Semoga dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat seiring gencarnya kegiatan Jumat Bersih dan Tanggap Bocah, resiko DBD di wilayah Kecamatan Sleman dapat semakin mengecil. Dampaknya adalah masyarakat sendiri yang akan menikmati hidup sehat dan lingkungan yang bersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *