KECAMATAN SLEMAN MENANAM TANAMAN EXOTIC DAN LANGKA

Untuk “tetenger” pelestarian alam dan lingkungan di Kantor Kecamatan Sleman ditanami beberapa pohon baru yang belum pernah tumbuh di Kantor Kecamatan Sleman, yaitu : Pohon Namnam, Pohon Damar, dan Pohon Nagasari. Sedangkan 5 desa se-Kecamatan Sleman akan ditanami Pohon Namnam dan Damar. Tanaman tersebut biasa tumbuh di lingkungan Kraton dan seputar kampus UGM.

Tidak sekedar tanaman biasa, namun ada banyak makna dibalik pemilihan pohon tersebut, baik secara filosofi maupun kemanfaatannya.

Pohon Namnam sering juga disebut Sawo Pancukan atau Kapi anjing yang berasal dari kawasan Malaysia bagian timur dan tumbuh secara liar di hutan-hutan di Sulawesi. Buah namnam yang masih muda rasanya asam sekali, tetapi kandungan asam ini akan menurun menjelang buah matang. Buah yang matang dapat dimakan dalam keadaan segar atau diolah dengan dicampur gula dijadikan manisan. Juga dapat dijadikan rujak, asinan, serta disiapkan dalam bentuk sambal yang khas (sambal namnam).

Pohon damar (Agathis dammara (Lamb.) Rich.) adalah sejenis pohon anggota tumbuhan runjung (Gymnospermae) yang merupakan tumbuhan asli Indonesia. Damar menyebar di Maluku, Sulawesi, hingga ke Filipina (Palawan dan Samar). Di Jawa, tumbuhan ini dibudidayakan untuk diambil getah atau hars-nya. Getah damar ini diolah untuk dijadikan kopal.

Dewadaru atau nagasari (Mesua ferrea L.) adalah sejenis pohon anggota suku manggis-manggisan (Clusiaceae) yang kayunya bernilai ekonomi tinggi. Dalam literatur dagang ia dikenal sebagai Ceylon ironwood, Indian rose chestnut, dan Cobra’s saffron. Tumbuhan ini berasal dari Sri Langka, menjadi pohon nasional di negara itu, dan dikenal sebagai penaga lilin atau na dalam bahasa Sinhala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *