PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH DI KECAMATAN SLEMAN

 

Untuk meningkatkan pengetahuan tentang persampahan di Kecamatan Sleman telah dilaksanakan Pengolahan Sampah selam dua hari yaitu :

Pelatihan Hari Pertama

Hari ini kamis tanggal 6 September 2018 sedang berlangsung sosialisasi pengolahan sampah di Padukuhan Kalirase Trimulyo Sleman disepuhi sendiri oleh ibu Dukuh Indah Priyani dengan peserta 30 orang terdiri laki perempuanĀ  karangtaruna setempat sebagai nara sumber dari Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Sleman yg dimulai pukul 09.00 wib sampai dengan selesai serta para peserta sangat antusias dan semangat.

Selain itu komentar juga Ibu kepala Dukuh Kalirase Trimulyo Sleman menyatakan: Dengan adanya sosialisasi pengolahan sampah masyarakat menjadi sadar akan pemanfaatan sampah yang dulunya tidak dipandang mendatangkan nilai ekonomi sekarang bisa membuka peluang penambahan nilai ekonomi keluarga. Selain menambah nilai ekonomi juga kebarsihan lingkungan bisa terwujud karena tidak ada penimbunan sampah dimana mana

 

 

Pelatihan hari Kedua

Hari Senin tanggal 9 September 2018 di Padukuhan Paten Tridadi Sleman merupakan heri ke dua sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga di wilayah Kecamatan Sleman

Dengan semangat yg luar biasa warga Padukuhan Paten Tridadi Sleman dengan antusias mengikuti pelatihan pemanfaatan limbah rumah tangga khususnya dari limbah plastik yang diikuti oleh sejumlah 30 orang laki perempuan tua dan muda serta generasi muda sebagai kader

Pelatihan ini dilatih oleh Haryadi dan, Umiyani dari DLH sebagai narasumber kegiatan ini terbagj menjadi tiga kategori yaitu sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga pemanfaatan limbah plastik dari bahan bekas menjadi barang ekonomis misal dibuat bunga bunga plastik yg sangat manarik dan cantik, yang ketiga dari bapak bapak yang dilatih pembuatan kompos yg biasa dibuang begitu saja sekarang bisa dimanfaatkan menjadi kompos pupuk kandang atau pupuk organik dari rumah tangga

Nursaleh sebagai kepala dukuh dusun paten mengatakan dengan dilaksanakan pelatihan ini warga diberdayakan untuk mengolah sampah sendiri dengan melakukan kegiatan ini warga mendapatkan tambahan penghasilan demikian kata Nursaleh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *