Rekap Hasil PSN Awal Tahun 2016

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit febris akut yang ditemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis mirip dengan malaria. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat serotype virus dari genus flavirus, Famili Flavivirdae. Setiap serotype cukup berbeda sehingga tidak ada proteksi silang dan wabah yang disebabkan beberapa serotype dapat terjadi.
Pengendalian DBD tidak hanya dapat dilakukan dengan tindakan kuratif tetapi harus di dukung kegiatan preventif dan promotif. Pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), pemantauan jentik berkala merupakan salah satu cara preventif yang cukup baik untui memonitoring keberadaan larva Aedes sp yang merupakan vector DBD.
Salah satu indikator pemukiman yang sehat adalah angka bebas jentik yang di atas 95 %. Hal ini dapat tercapai apabila didukung oleh seluruh komponen masyarakat. Peran Pokjanal DBD Kecamatan Sleman dalam hal ini hanya sebagai fasilitatordan motivator, sehingga masyarakat yang harus aktif menciptakan lingkungan sehat di sekitar mereka.
Di Kecamatan Sleman jumlah kasus DBD tahun 2015 sebanyak 28 kasus, kemudian pada tahun 2016 sampai dengan bulan Februari 2016 terjadi peningkatan kasus DBD yaitu sejumlah 8 kasus. Angka bebas jentik tahun 2015 sebesar 94 %, sedangkan tahun 2016 sampai bulan Februari sebesar 85 %.
Proses pelaksanaan kegiatan PSN di Kecamatan Sleman sebagai berikut :
  1. Tim Pokjanak DBD beserta Perangkat Desa dan Kader Kesehaatan siap di loaksi jam 08.00 WIB
  2. Koordinator pelaksana membagi petugas monitoring Jumat bersih, membentuk tim-tim kecil
  3. Masing-masing tim menyiapkan peralatan yang akan digunakan
  4. Tim-tim kecil melakukan survey jentik, di dalam dan di luar rumah sesuai dengan tempat-tempat yang kemungkinan menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes sp
  5. Setelah selesai Tim pelaksana kembali ke posko melaporkan hasil survey dan melakukan rekapitulasi data hasil survey
  6. Koordinator pelaksana melaporkan hasil survey kepada Tim Pokjanal DBD Kecamatan Sleman untuk rencana tindaklanjut
  7. Tim pelaksana mengembalikan peralatan sesuai tempatnya
Unsur-unsur tim pelaksana pemantauan jentik :
  1. Petugas Kecamatan
  2. Petugas Puskesmas
  3. Petugas Polsek
  4. Petugas Koramil
  5. Anggota PKK
  6. Perangkat Desa
  7. Kader Kesehatan Desa
  8. Anggota masyarakat lain
Berikut ini hasil Gerakan Jumat Bersih dalam rangka Monitoring PSN Penyakit DBD Kecamatan Sleman Tahun 2016 :
Lokasi Kegiatan
:
Padukuhan Ngemplak Caban, Tridadi, Sleman
Tanggal Pelaksanaan
:
5 Februari 2016
Rumah di Monitoring
:
124 Rumah
Jumlah Container
:
188 container
Rumah Positif Jentik
:
18 rumah
Container Indek (CI)
:
10 %
Angka Bebas Jentik (ABJ)
:
84 %
Masalah Lingkungan
:
Sampah rumah tangga belum terkelola dengan baik
Lokasi Kegiatan
:
Padukuhan Karangasem, Pandowoharjo, Sleman
Tanggal Pelaksanaan
:
5 Februari 2016
Rumah di Monitoring
:
65 Rumah
Jumlah Container
:
99 container
Rumah Positif Jentik
:
8 rumah
Container Indek (CI)
:
8 %
Angka Bebas Jentik (ABJ)
:
88 %
Masalah Lingkungan
:
Sampah rumah tangga belum terkelola dengan baik; Masih ada rumah yang tidak ada SPAL
Lokasi Kegiatan
:
Padukuhan Ngangkrik, Triharjo, Sleman
Tanggal Pelaksanaan
:
12 Februari 2016
Rumah di Monitoring
:
90 Rumah
Jumlah Container
:
200 container
Rumah Positif Jentik
:
20 rumah
Container Indek (CI)
:
9 %
Angka Bebas Jentik (ABJ)
:
78 %
Masalah Lingkungan
:
Sampah rumah tangga belum terkelola dengan baik; SPAL belum terkelola dengan baik
Lokasi Kegiatan
:
Padukuhan Sanggrahan, Caturharjo, Sleman
Tanggal Pelaksanaan
:
19 Februari 2016
Rumah di Monitoring
:
91 Rumah
Jumlah Container
:
113 container
Rumah Positif Jentik
:
23 rumah
Container Indek (CI)
:
14 %
Angka Bebas Jentik (ABJ)
:
80 %
Masalah Lingkungan
:
Sampah rumah tangga belum terkelola dengan baik; Masih ada kandang ternak (sapi) jadi satu dengan pemukiman; SPAL belum terkelola dengan baik
Lokasi Kegiatan
:
Padukuhan Mantaran, Trimulyo, Sleman
Tanggal Pelaksanaan
:
26 Februari 2016
Rumah di Monitoring
:
86 Rumah
Jumlah Container
:
200 container
Rumah Positif Jentik
:
7 rumah
Container Indek (CI)
:
3,5 %
Angka Bebas Jentik (ABJ)
:
91,86 %
Masalah Lingkungan
:
Warga masih belum peduli dengan sampah rumah tangga; Masih ada warga yang kandang ternaknya berdekatan dengan sarana air bersih (sumur)
Lokasi Kegiatan
:
Institusi Perkantoran Kabupaten Sleman
Tanggal Pelaksanaan
:
4 Maret 2016
Kantor di Monitoring
:
48 Kantor
Jumlah Container
:
478 container
Kantor Positif Jentik
:
14 Kantor
Container Indek (CI)
:
3,3 %
Angka Bebas Jentik (ABJ)
:
70,8 %
Masalah Lingkungan
:
Masih ditemukan jentik pada air mancur mini di dalam ruangan institusi; Masih ditemukan jentik di tampungan tetesan dispenser; Masih ditemukan jentik di tumpukan ban bekas institusi; Masih ditemukan jentik pada tutup dan tempat sampah institusi
Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa dalam kegiatan monitoring Jumat Bersih Pokjanal DBD Kecamatan Sleman yang dilakukan di 5 desa (Tridadi, Pandowoharjo, Triharjo, Caturharjo, Trimulyo) dan institusi perkantoran Kabupaten Sleman pada putaran pertama tahun 2016 di 6 lokasi yang dipantau jentik aedes sp, hasil container indek 7 %, Angka Bebas Jentik (ABJ) 82 %, maka angka tersebut masih jauh dari harapan Angka Bebas Jentik ≥ 95 %.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*